Meningkatkan Tekanan Air pada Shower

Untuk memenuhi dan memudahkan konsumsi air sehari-hari, biasanya kita membangun tower air dengan ketinggian tertentu dan memanfaatkan gaya gravitasi bumi untuk mengalirkan air ke titik-titik distribusi/kran.

Dengan kondisi seperti itu, tekanan air cukup untuk keperluan cuci piring, baju atau mengisi bak air. Tapi bagaimana jika mandi dengan menggunakan shower? Tentu saja tekanan airnya kurang memuaskan.

Untuk mengatasi hal tersebut, kita bisa menggunakan pompa tambahan berupa pompa booster atau pompa air sumur dangkal. Perbedaannya adalah, pompa booster hanya berfungsi u/ menambah tekanan air dan tidak bisa digunakan untuk menghisap air dari tanah. Sementara pompa sumur dangkal, bisa digunakan untuk keperluan keduanya. Selain itu, otomatis yang terletak pada pompa air sumur dangkal berupa pressure switch sementara pada pompa booster otomatisnya menggunakan sejenis bola magnet. Dari sisi harga dan konsumsi listrik, perbedaannya hanya sedikit.





***
Dalam kasus ini, saya menggunakan pompa air sumur dangkal untuk memenuhi kebutuhan akan tekanan air pada shower. Pertimbangan menggunakan pompa sumur air dangkal semata-mata karena hanya ingin memanfaatkan pompa air yang kebetulan tidak terpakai di rumah. Itu saja :)

Dan dalam pemasangan sumber listriknya, saya memanfaatkan saklar lampu kamar mandi untuk memutus dan menyambungkan aliran listrik. Hal ini dilakukan karena pressure switch yang terdapat pada pompa air sumur dangkal bekerja berdasarkan tekanan. Jika tekanan berkurang, maka otomatis pompa akan bekerja. Perlu diingat bahwa meskipun semua kran sudah ditutup, tidak menutup kemungkinan bahwa tekanan pada pipa air akan berkurang. Hal ini bisa saja disebabkan karena pemasangan kran dan atau penyambungan pipa yang tidak sempurna. Bedanya dengan pompa booster, otomatisnya hanya bekerja jika ada aliran air.

Nah, dengan memanfaatkan saklar lampu kamar mandi tersebut maka aliran listrik ke pompa tambahan hanya terjadi jika kita sedang menggunakannya. Tapi jangan lupa, Anda masih tetap harus mengatur kepekaan dari pressure switch sehingga pompa akan mati jika kran air ditutup.

Skema pemasangan pompa air tambahan/pompa booster:

Cara pengaturan pressure switch pun relatif gampang:

  1. Nyalakan lampu kamar mandi, sehingga ada aliran listrik ke pompa tambahan.
  2. Buka kran shower
  3. Atur kepekaan dari pressure switch menggunakan obeng. Putar bautnya kekiri/kekanan
  4. Tutup kran air
  5. Ulangi langkah diatas jika kerja pressure swith masih belum sesuai/sinkron dengan kran shower

Setelah selesai, cobalah untuk mandi dengan shower. Dan rasakan sensasinya dengan tekanan air sesuai yang diharapkan :)

Lalu apakah tekanan air di kran yang lain akan berkurang jika pompa tambahan tidak bekerja? Pastinya tekanan air akan berkurang, tetapi jangan kuatir karena pengurangannya tidak terlalu signifikan dan hampir tidak terasa. Sehingga Anda masih bisa menggunakan kran air yang lain, misalnya di tempat cuci piring, taman, dan lain-lain dengan sama nyamannya seperti pada saat sebelum diberi pompa tambahan.

Selamat mencoba :)

387 thoughts on “Meningkatkan Tekanan Air pada Shower

  1. kebetulan sekali ketemu blog ini! sebelumnya terima kasih atas infonya yang sangat berguna!
    pertanyaannya pak, pressure switch yang bapak maksud apakah sudah ada di setiap pompa rumahan atau harus dibeli terpisah?
    sekali lagi terima kasih atas perhatiannya

    • Pak..
      Saya menggunakan air dari PAM, sementara itu saya tidak menggunakan torn.
      Mampukah pompa dorong mendorong air dengan pressure yg optimal untuk shower ?
      Saya juga bingung cara memasang unit, karena unit tidak ada dudukan. Mohon petunjuk.

      Trmksh

      • Bisa pak.
        Untuk pemasangan, tidak dikasih dudukan juga tidak apa-apa. Kalau dirumah saya, karena unit berada diatas maka saya bikin dudukan sendiri dari besi (atau bisa juga beli dudukan AC).

  2. Pak Indra,terima kasih juga sudah baca di coretan saya :)

    Pressure switch atau bisa disebut saklar otomatis-nya sudah ada di setiap pompa, pak. Tempat dimana keluar kabel power-nya itulah dia berada.

    Semoga bermanfaat

    • salam kenal pak Nusantara. saya mau menanyakan, kalau pemasangan pompa air setelah filter air dibolehkan…? jadi air dari towren masuk ke filter kemudian setelah filter saya rencananya pasang pompa air untuk meningkatkan tekanan pada shower. apakah tidak masalah dengan filternya….? makasih

      • Tergantung filternya, kalau membutuhkan tekanan maka dipasangnya setelah booster. Kalau tidak, dipasang sebelum booster

    • Pak Nusantara, apakah pompa booster saat listrik mati, masih bisa mengalirkan air? karena di kota tempat saya timggal listrik sering mati. saya rencana menggunakan pompa booster utk water heater.
      jika tidak bisa mengalirkan air, maka saat listrik mati saya tidak bisa mandi, cuci baju dan lainnya jika menggunakan pompa booster, apakah demikian?
      terimakasih. salam Zulhamdi

  3. Kebetulan nih,, saya baru pindahan rumah .. di rumah baru tekaanan air PAM kurang kuat sehingga mesin Cuci Front Loading saya tidak bisa dipakai karena kekuatan tekanan air tidak bisa membuka klep otomatis di Mesin Cuci..Kira -kira Bisa tidak POmpa sumur dangkal otomatis ini dipasang sebelum Kran air khusus untuk ke mesin cuci ..cukup kuatkah tekanannya?

  4. Pak Joko, saya pikir tekanannya cukup kuat untuk pemakaian mesin cuci front loading. Karena spec-nya yg dapat digunakan untuk mempompa air hingga kedalaman 9 meter-an.

    Dan kalo tidak salah, ada beberapa pilihan daya pada pompa air. Bisa ditanya ke toko terdekat pak :)

  5. Wah pak boleh juga, soalnya shower saya selama ini ngalirnya kecil, apalagi pas barengan ada yg pake air juga..gak keluar mancurnya :D

    Pompa booster harganya bikin istri uring-uringan, mungkin pake pompa air dangkal aja yg lbh murah dan wattnya kecil, atw bisa di akalin dengan cara lain supaya gk pake beli pompa pak?
    spek tower saya :
    tinggi tower 6 meter, 250 liter, utk semburannya kurang kenceng, pa lagi utk cuci mobil…gk bisa nembus kotoran tanah ..

    • Tetep perlu beli pompa air pak :) Apalagi kapasitas tangkinya 250 liter, tentunya tekanan yang dihasilkan lebih kecil dibanding tangki 500 liter keatas.

      • wah akhirnya musti beli juga ya? :((
        saya punya yg 500liter tetapi pecah karena jatuh dari ketinggian 2 meter. ( sebelum ada tower saya sudah paksain tanki utk diisi air dengan tatakan kayu seadanya, tetapi tiba2 suara menggelegar..ee tangki air jatuh dan pecah.)
        kemarin saya tanay2 ke toko material :
        pompa air merk wasser 125 watt harga : 318rb
        pompa air merk panasonic 125 watt harga 330rb..
        bagus mana ya? soalnya saya berrencana beli water heater nih ..

  6. Bersyukur sekali bisa membaca coretan di blog Bapak Nusantara. Saya bukan orang tehnik jadi dengan masalah tekanan air saya bingung harus pakai pompa apa. Saya pernah terpikir untuk memakai dan membeli pompa sumur dangkal, tetapi menurut penjual pompa itu tidak dianjurkan karena bukan pada tempatnya. Pompa sumur dangkal bisa jebol jika digunakan menjadi pompa dorong begitu katanya. Bagaimana dengan pengalaman Bapak, sudah berapa lama Bapak menggunakan pompa sumur dangkal untuk meningkatkan tekanan.

  7. Terima kasih juga, pak Jimmy sudah menyempatkan diri membaca coretan saya :)

    Idealnya sih menggunakan pompa booster, pak. Karena memang sesuai dengan fungsinya. Tetapi dalam hal ini saya hanya memanfaatkan pompa air yang tidak terpakai saja, alias penghematan … Hehhehehe. Selain itu, harga pompa booster lumayan mahal, hampir 2x harga pompa biasa. Terakhir saya lihat di mitra 10, pompa booster merk Wasser itu harganya diatas 700 ribu.

    Dan soal gampang jebol atau tidaknya menggunakan pompa air sumur dangkal, saya kira tidak begitu juga. Alhamdulillah sudah hampir 10 bulan, pompa saya masih sehat waalfiat :)

    Supaya tidak gampang jebol, kuncinya ada di pressure switch. Untuk itu perlu sekali diatur, supaya sinkron dengan kran. Sehingga ketika kran dibuka, pompa terus nyala hingga kran ditutup. Jika tidak diatur maka ketika kran dibuka, pompa akan on off dengan tempo yang cepat. Nah, ini yg bikin gampang jebol. Bahkan jet pump sekaligus, dan tanpa kenal merek.

    Tapi kembali lagi, lebih ideal memang jika menggunakan pompa booster.

    Demikian kira-kira penjelasan ala kadarnya dari saya. Semoga bermanfaat, pak

  8. Bapak, jika distribusi air saya pisah dari tangki air (tower) satu untuk masuk ke water heater (untuk shower) dengan pompa booster dan satunya langsung ke wastfel dll untuk menghemat llistrik, apakah dimungkinkan? Mohon bantuannya ya Bapak. Mumpung belum dipasang pipanya.

  9. pak mau tanya posisi pengatur pressure switch letaknya dimana ya? saya pake pompa booster szimitsu
    kata tukang saya, saya disuruh beli tabung pompa yang besar (saat ini pompanya hanya pake tabung kecil) agar pompanya ga on-off terus
    memang selama pemakaian pompanya sering bunyi cetek2 (karena on-off terus)

  10. Pak Ulvah,
    pompa booster itu tidak menggunakan pressure swicth, tetapi menggunakan sistem seperti bola magnet yang hanya bekerja jika ada aliran air. Tabung itu tidak berpengaruh banyak, dia hanya sedikit meringankan kerja sistem otomatisnya saja.

    Mungkin bisa diatur di kecepatannya. Kalau tidak salah, ada 3 pilihan kecepatan ya? *maaf, karena saya kurang memahami pompa shimizu ini*

  11. terimakasih atas infonya pak, mau tanya pak.. seandainya air ditandon atas itu habis apa pompa booster itu bisa mati otomatis ? atau perlu saya beri tambahan pelampung untuk mendeteksi tinggi air dalam tandon. saya kuatir kalau pompa tetap menyala dan panas. thx

    • Pak Rick,
      maaf telat reply

      Pompa booster hanya akan menyala jika ada air yang melewatinya.
      Tetapi demi keamaan dan daripada susah-susah harus nambah pelampung dan lain-lain … mendingan di pastikan saja bahwa ketinggian air di tandon selalu terjaga, yaitu dengan cara mengatur pelampung switch-nya atau biasa dikenal dengan radar (padahal itu adalah nama merek). Disarankan untuk mengatur hingga ketinggian minimal adalah 1/3 dari tinggi tandon.

  12. salam sukses, pak saya punya 1 tandon dan terletak di ketinggian 4 meter, dan saya punya 6 kamar, dan semuanya pake shower, apa bisa dengan satu pompa booster, air tekanan airnya deras untuk semua shower dimasing masing kamar itu?

  13. Dear Pak Nusantara, saya mau tanya untuk saya punya tandon dengan pompa pendorong ( sumur dangkal ) dan juga filter air di keluaran pompa tersebut. Belakangan ini presure switchnya tidak normal lagi ( jika dimatikan powernya baru normal lagi ) kalo tidak dia akan terus on
    Kira2 brand untuk presure switch yang bagus apa ya? atau ada solusi lain

    • Dear Pak Fajar,
      Kalau ditanya brand yang bagus, ada beberapa pak. Sanyo, panasonic, shimitzu, dan beberapa merk lain.

      Cuman menurutu saya lebih baik menggunakan yang satu merk dengan pompanya. Karena ada kemungkinan beda dudukan dll.

      Atau bisa ditanyakan ke toko-toko pompa air, sambil dibawa aja pressure switch yang lama supaya tidak salah.

      • Trus untuk mengatasi masalah, kerusakan tersebut, bagaimana? Jikalau saya ganti kemudian rusak kembali. Karena saya pernah baca artikel juga mengenai hal ini, memang presure switch itu rawan rusak. Dan pernah saya tanyakan ke toko penjual pompa, mereka memberikan advice untuk mengganti yang lebih advance ( sbgi gbran kotak dan kita harus merubah konstruksi pemipaan), mohon sarannya

        • Kebetulan sudah hampir setahun, pressure switch saya belum pernah ada masalah. Jadi kalau dibilang rawan rusak, ya kurang benar juga :) *hanya perlu seting saja, supaya on-off nya itu sesuai dengan kran shower (kran dibuka, pompa bekerja. Kran ditutup, pompa mati)

          Untuk menggantik ke merk yang lebih bagus, itu sah-sah saja pak. Cuman saran saya, pastikan saja dulu apakah effort-nya cukup berat atau tidak (merubah dudukan, konstruksi pemipaan, dll). Kalau dirasa lebih berat dan merepotkan, saya prefer diganti dengan merk yang sejenis saja.

  14. Saya lagi bangun rumah 2 lt. Kamar mandinya 3, ke-3 nya pake shower, 1 ada di lt atas dan 2 di lt bawah. Tandon Air berada di lantai atas.
    Apakah saya perlu pompa booster agar aliran air lancar

    • Pak Tanjung,

      Bisa dipastikan perlu booster pak :) apalagi jika ketiga shower aktif bersamaan, pasti kekuatan aliran air akan makin berkurang.

  15. Pak Daru,

    Apakah ada cara lain meningkatkan tekanan air ini, tanpa menggunakan pompa, kebetualn kemarin saya buat shower, yg inletnya saya petik dari kran bak kamar mandi, saya sudah buat pipe trap (30 cm) sbg sensasi water hammer, kalau hanya di pasang kran luamayan lah pressure nya, namun saat dipasang shower head water pressure sangat melambai/lemah, please info bila ada solusinya.

    Salam water pressure
    Rintoz from house no.16

  16. betul… sayapun demikian, 2 kamar mandi di lantai 2, shower nya kurang mantep kalau untuk mandi :) saya barusan cari pompa air utk menambah tekanan, di toko tadi melihat ada pompa booster, akhirnya belum jadi beli dulu, mau cari2 referensi pakai pompa yg mana sebaiknya. harga pompa booster (yg ada tombol pengatur 3 tingkat tekanan) sekitar Rp 700 ribuan, yang tidak ada tombol pengatur tekanan sekitar Rp 500rb an. sementara pompa air hisap+dorong (yg ada automaticnya) TotalHead nya sekitar 35-40 m, harga kisaran Rp 290 – 475 ribuan. ternyta pompa booster lebih mahal loh :) tapi semua kembali pada situasi dan kebutuhan di masing2 tempat :)

    • Betul pak, memang harga booster lebih mahal. Tetapi untuk pendorong, saran saya sebaiknya menggunakan booster (bukan pompa biasa).

  17. Pak,

    Saya menggunakan pompa booster merek wasser tapi. Belum setahun , motornya sudah mati. Tapi untungnya masih ada garansi dan diganti baru sama wassernya. Tapi setelah dipasang harus 2 kran atau shower yang dibuka baru pompa nyala lancar. Kalau cuman 1 kran. Pompa jadi mati/hidup dengan interval pendek. Apakah switchnya mengalami kerusakan. Atau perlu modifikasi switch, sama seperti pressure switch.
    Tipe Pompa saya PB 169 BIT WASSER. Terimakasih.

  18. Pak cara pemasangan kabel instalasi SWITCH/Otomatis (radar) ke Jet PUMP bagaimana ?

    Jika Switch bekerja (ON) air kan ga langsung ngalir ke tandon, nah itu bagaimana ?

  19. Bapak dan Ibu, sekedar info, kalau kita menggunakan pompa air sumur dangkal yang diperlakukan sebagai pompa dorong, agar pressure switch nya tidak bunyi terus, maka letakkan pompa air minimal 2 meter dibawah torn atas, Jangan sejajar dengan torn!. karena prinsip pressure switch bekerja bila ada tekanan air dari sebelum masuk ke pompa. mengenai masa pakai, saya sudah 4 tahun, dan sampai sekarang masih baik

    • Mohon pencerahan pak. Apa maksudnya 2 meter di bawah torn atas. Saya punya masalah: saya menggunakan pompa sumur dangkal letaknya 1 meter di bawah tangki air dan switchnya bunyi terus (mati hidup mati hidup)

      • saya bantu jawab, pak. Maksudnya 2 meter di bawah torn adalah posisinya harus dibawah torn (jangan sejajar). Untuk pressure switch yang mati hidup, harus di stel pak.

        Gampang kok, hanya dengan menggunaka obeng dan putar ke kanan/kiri sampai bekerja dengan ideal (hanya nyala kalo ada kran yang dibuka). Jangan lupa, kran air harus dibuka (minimal 1 kran).

  20. pak kebetulan di tempat saya aliran air dari PDAM cukup kuat bagaimana pengaruhnya apabila saya langsung pakai pompa booster dengan sumber air langsung dari PDAM ? apakah dapat merusak pompanya

  21. Mo tanya Pak, saya menggunakan pompa air dangkal utk water heater. masalahnya utk setting on of pompa apakah bisa disinkronkan dengan kran panas dingin? Soalnya jika kran dibuka setengah, pompa akan sering on off terus. Tp kalau buka krannya full, baru bisa normal on off ny. Mohon bantuannya pak… trims

    • kran panas dan dingin-nya sama2 dibuka setengah, kemudian atur/putar kanan-kiri secara pelan2 pressure switch -nya menggunakan obeng. semoga berhasil :)

  22. pak,
    baru baru ini saya pasang booster wasser pb 169 ea, kasus yang saya alami sama sperti pada kasus 2D Agent. yaitu aliran air pada shower menjadi tersendat sendat. baru lancar jika 2 kran di buka bersamaan. pada kasus sprti ini apa yang harus sya lakukan pak, mohon bimbingannya pak. terima kasih

  23. salam kenal pak Nusantara, apakah pompa boster bisa di aplikasikan untuk shower dan juga untuk toilet duduk? apakah toilet duduk cukup memakai aliran air dari tendon saja, tambahan informasi, tangki air saya berada di lantai dua, terimakasih sebelumnya pak….

    • Salam kenal juga pak Teddi,

      Maaf baru bisa reply sekarang :)
      Pompa booster bisa diaplikasikan dimana saja, pak. Tergantung kebutuhan dan tergantung daya dari booster-nya sendiri. Jika dirumah saya, booster saya aplikasikan untuk semua titik kran yang ada di kamar mandi (shower, toilet dan washtaffel).

      Semoga membantu

  24. MOHON MAAF, BOLEH NANYA CARA PEMASANGAN KABEL AIR OTOMATIS(MERK RADAR) DARI ATAS(TOREN) KE BAWAH(POMPA AIR)??

    KEMANA SAYA SAMBUNGIN KABEL2 ITU. TERIMA KASIH.

    • otomatis (radar) itu berfungsi sama seperti saklar-saklar listrik pada umumnya. Pun demikian dengan cara pemasangannya, yaitu dengan memutus salah satu arus/kabel dari sumber listrik AC.

      semoga membantu

  25. Wah kebetulan sekali nemu ilmu disini, Pak mohon info kebetulan saya baru beli mesin cuci front loading,& kondisi sekarang tandon saya 1000 Liter posisi di tanah, karena memikirkan budget untuk bangun tempat tandon lagi,pertanyaanya :
    1. Apakah bisa memakai pompa air (untuk mesin cuci & apakah ada kemungkinan efek ke mesin cucinya ( misalnya tekanan terlalu kuat dari pompa dll)
    2. Karena rencana untuk usaha laundry menurut Bapak apakah lebih baik pake yg automatic atau manual on off untuk pompa? atau apakah lebih baik bikin dudukan Tandon ya Pak?? kalo bikin dudukan ideal tinggi minimal yg baik agar tekanan bagus brp ya Pak??
    Demikian dan terimakasih

    Sukses selalu

    • Halo Pak Sandhy,
      maaf baru bisa online sekarang :)

      Langsung saja ya:
      1. Bisa saja pak. Pengalaman saya, tidak ada efek negatif ke mesin cucinya

      2. Menurut saya sih mendingan yang otomatis, pak. Gak repot :). Untuk dudukan tandon, minimal 1 meter. Ini me-refer ke salah satu syarat pemasangan booster pump (jika suatu saat mau ganti pompa air dengan yang booster) dimana minimal berjarak 1 meter dibawah tandon. Tapi kalau tetep mau pakai pompa air sumur dangkal, ya tidak perlu dudukan :)

      semoga bermanfaat, pak

  26. Om mw tanya nih, saya baru pasang pompa pendorong pake pompa dangkal, masalahnya adalah mesin on off terus, dengan interval kira2 5 dtk sekali, walaupun semua kran di buka tetep sama, sudah beberapa kali di setel tapi gak barubah juga, knapa ya? mohon bantuannya, TKS

    • Wah .. aneh juga ya.
      Di antara tandon dan pompa ada stop kran apa tidak pak? jika ada, coba dikurangi bukaan-nya supaya debit air yang masuk ke pompa, sebanding dengan debit air yang keluar.

  27. Salam kenal pak,
    pertanyaan saya sama dengan pak dimdim
    sekitar sebulan yang lalu saya pasang water booster dari pompa sumur dangkal merk shimizu terpasang otomatisnya. Aliran shower dan sprayer pada kloset tersendat-sendat dan itu otomatisnya booster bunyi terus (ctak2 gitu bunyinya), dan baru lancar ketika dua keran terbuka. saya tanya ke toko, saya disuruh ganti keran ganda pada shower dengan keran ganda yang lebih gede alirannya (keran plastik), setelah saya ganti ternyata tidak ada perubahan yang siginifikan pada aliran shower (masih tersendat-sendat).
    Posisi water booster sekitar 2 meter dari tangki, dan sejajar (di lantai 2), kira-kira apa yang harus saya lakukan pak? mohon bimbingannya.

    terima kasih

    • Halo pak Andy,
      maaf kemarin gak sempat buka blog, tapi akhirnya kita bisa diskusi via email.

      Masalah udah solved ya, pak .. monggo dibagi-bagi pengalamannya kepada yang lain :)

      salam

  28. Maaf mo tanya. sedikit cerita: awal pemasangan pipa baru dari toren ke kamar mandi, arus airnya normal, cukup kencang. Pada suatu saat radar otomatisnya tidak berfungsi sehingga air di toren habis sampai kran tidak bisa mengeluarkan air lagi. singkat cerita, radarnya berfungsi kembali dan toren dapat terisi kembali sampai penuh. Namun pas saya buka kran, air yang keluar sedikit sekali, tidak seperti pada awal pemasangan. Saya sudah coba telusuri takut ada penyumbangan, tapi tidak ada. untuk itu, mohon bantuannya, gmn caranya agar air dapat mengalir secara normal kembali. Terima kasih

    • Pak Haerul,
      Tetangga saya pernah mengalami hal serupa. Dan solusi yang dia gunakan adalah dengan membuka semua kran air dan kemudian meniupnya dengan kompresor. Setelah itu lancar :)

  29. pak mau nanya nih, dirumah saya pake PAM, tapi karena arus air dipagi harii kecil maka saya pasang tandon dengan tower plus saya pake pompa booster untuk ke kran2. pertanyaan saya: air kalau penuh di toren akan tumpah kebawah, sy coba panggil tukang pompa untuk pasang radar air biar stop, katanya alat tsb tidak bisa dipakai karena saya pake saluran PAM bukan pompa tanah. Apakah ada radar otomatis untuk berhentiin aliran air dari PAM bila toren penuh? terima kasih masukannya pak.

  30. Pak Yuko,

    Fungsi dari radar semuanya sama, untuk memutus aliran listrik di pompa air jika air di tandon sudah mencapai level pelampung yang diinginkan. Jadi seharusnya tidak ada perbedaan sih :)

    Atau apakah bapak tidak menggunakan pompa air? langsung mengalirkan air PAM ke tandon? jika iya, mungkin bisa dicoba untuk memasang stop kran pelampung.
    Contohnya ada di http://jasan-jayasanjaya.blogspot.com/2012/05/pelampung-bola-stainless-steel-ukuran.html

    • bisa jadi ada kerusakan di otomatis switchnya atau ada jalur pipa yang mengalami kebocoran, atau ada titik kran yang bermasalah.

  31. selamat sore pak,
    mohon penjelasan dan saran, bisakah pompa air dangkal kita fungsikan sebagai pendorong shower tp masukannya/inpu airnya langsung dari PDAM bukan ambil dr tandon.
    terima kasih

  32. malam bos, mo nanya shower yang bagus(semprotan kuat) merek apa ya? Soal nya saya baru pasang kecil sekali nyemprotnya padahal sudah saya coba lepas selang nya dan saya coba langsun pake selang biasa 3/4 yang langsung saya hubungkan ke kepala sower hasil sama saja dan pompa airnya tetap hidup mati hidup mati otomatisnya karena air yang keluar terlalu sedikit, mohon bantuannya, trimakasih.

  33. ok bos tks atas info nya, oya bos kran nya yang bagus merk apa juga ya soalnya itu suara pompa air nya masih kurang full power masih tertahan tenaganya soalnya begitu saya buka kran yang lain baru halus suara pompa airnya oya kran nya itu setenlis dua cabang yang tersambung ke sower dan 1 nya kran ke bawah untuk cuci2 dll, saya tgu bos sarannya tks.

    • maaf baru reply, abis liburan :)
      kebetulan saya pake San-Ei semua. Merk lain yang lebih bagus sih banyak, dengan harga yang “bagus” juga heheheheh

  34. untuk masukannya/input airnya langsung dari instalasi PDAM make pompa air dangkal atau booster ya yang bagusnya, soalnya aliran PDAM di rumah saya kalo pagi kecil dan hanya sampai di keran luar nggak bisa naik ke dalam rumah. dan kalau boleh saya minta alamat emailnya mas, maksih

    • Booster saja, pak. Selain karena memang fungsinya yang hanya sebagai pendorong, suaranya pun “hampir” tidak ada.

      Btw, untuk booster ada beberapa pilihan daya lho. Jika beli, pastikan sesuai kebutuhan.

      email saya di darudoank[at]gmail

      • terimakasih banyak atas saranya
        sebaiknya booster yang daya berapa yang tepat digunakan, jika aplikasikan untuk semua titik kran yang ada di kamar mandi (shower, toilet dan washtaffel).yang berjarak 6 meter antara kamar mandi utama dan kamar mandi dikamr

  35. Abis baca artikel ini…
    PAntesan pancuran air shower saya kok kecil banget (Wlpn masih lebih mending yg di lantai1 drpd lantai2), Saya kira kepala shower saya yg bermasalah. Ternyata dr jet pump-nya ya.
    Tapi emang harus masang booster ya? Harga berapaan sih dan dipasangnya dimana? Trus apa mempengarugi watt dlm artian watt listrik jadi tinggi?

    makasih maaasss ^_^

    • betul, mas.
      Untuk harganya, dimulai dari 500 ribuan :) Untuk pemasangan bisa dilihat di gambar saya diatas.

      Untuk konsumsi listrik, ya namanya juga kita nambah perangkat jadi konsekuensinya ya konsumsi listrik jadi meningkat. Sekitar 120 watt-an.

  36. Alhamdulillah akhirnya ada titik terangnya tentang kamar mandi saya yg selama ini showernya kurang maksimal.
    klo melihat rangkaian / instalasi yg bapak tampilkan, berarti klo lampu kamar mandi di matikan, apakah air di dapur atau di jalur lain diluar kamar mandi saya masih bisa mengalir ?

    • Alhamdulillah juga pak, tulisan saya ada manfaatnya :)
      untuk aliran air jika lampu dimatikan, tidak akan mempengaruhi aliran air di kran yang lain pak.

      *sebenarnya pengaruh sih ada, cuman tidak terasa (sangat kecil pengaruhnya. hehhehe. Air di kran lain tetap lancar, pak. Dont worry be happy :)

  37. Pak Nusantara, saya pasang pompa booster merk Shimitzu untuk menambah tekanan shower di lantai 2. Tetapi bunyinya berisik sekali ya jika shower dinyalakan (bunyi jedak jeduk). Khawatir diprotes tetangga. Apakah ada pompa yg silent? Atau ada solusi lainya, Pak? Tks (Leo)

  38. mau minta masukan pak…

    kami lagi akan masang instalasi air untuk asrama sekolah dan rencananya setiap kamar mandi asrama akan menggunakan shower sebgai info tmbahan bahwa setiap asrama ada sekitar 10 kamar mandi..
    dan nanti rencananya juga akan ada tandon minimal 3000 liter setiap asrama untuk 10 kamr mandi tersebut.
    pertanyaan sya pak ;
    1.gmana ya spy bisa maksimal penggunaan shower ketika 10 kamarmandi tersebut sedang digunakan semua ? mohon masukannya
    2. otomatis pompanya adakah yang yg menyala ketika kita buka shower/kran dan mati ketika kita tutup shower/kran ?

    oya pak tmbahan tandon tersebut rencananya ndak akan terlalu tinggi sekitar 1 meteran dari tanah..jd pengen mengandalkan pompa sebagai penguatnya.

    sebelumnya terima kasih banyak pak atas bantuannya..dan sangat dinanti masukannya.

  39. Pak, thx buat sharing infonya.

    Sy jg rencana pengen pasang pompa sumur dangkal utk sbg pompa dorong. Cuma sy pernah denger klo pressure switch pompa sumur dangkal bs dirubah dg sensor otomatis yg cara kerjanya mirip dg booster sehingga suara pompa pd saat on/off tidak berisik, apakah bapak pernah dgr ttg info tersebut?

    Thanks

  40. numpang tanya nih,shower kamar mandi saya berada di lantai 1 dan 2.tangki penampungan ada di lantai 2,yang jadi pertanyaan saya untuk pemasangan boosternya di pasang dimana agar shower di lantai 1 dan 2 airnya menjadi kenceng dan untuk pemasangan switch on/offnya di gandeng ke saklar kamar mandi apa di gimanain…mohon infonya.ty

    • Halo pak,

      Booster dipasang di pipa keluaran dari tangki. Untuk saklar, sebenarnya sifatnya optional (boleh pakai/tidak).

  41. Salam kenal Pak Nusantara.
    Saat ini saya menggunakan toren air dgn ketinggian 3 mtr untuk kran mandi,cuci piring dan mesin cuci dan tekanan air yang keluar kecil karena jarak tandon agak jauh. Saya juga berencana untuk memasang shower sehingga saya pikir harus menggunakan pompa booster agar tekanan air menjadi lebih kencang. yg jadi masalah listrik di tempat saya sering mati. yang ingin saya tanyakan gmana cara instalasi pipa air nya apabila listrik mati, air masih bisa mengalir minimal di kran bak mandi + cuci piring lah…trims Pak.

    • Halo pak Paul,
      terima kasih sudah mampir di papan coretan saya :)

      Untuk pemasangan pompa booster, sama seperti di gambar saya diatas. Jika listrik mati, jangan kuatir, pak. Air masih tetap akan mengalir nyaris sama dengan saat sebelum diberi pompa.

      Semoga bermanfaat

  42. malam pak,
    saya mau tanya

    saya ingin memakai shower, apakah bisa karna sekarang saya memakai PAM dan belum mempunyai torren,
    apakah kalau ingin memasang shower harus nmenggunakan torren juga? walaupun dari air PAM? atau harus menggunakan pompa sanyo air tanah?
    apakah juga harus menggunakan pompa bosster y untuk memperbesar tekanan?

    terima kasih

    • Pagi pak Andi,
      Sebenarnya sih bisa saja pasang pompa air langsung dari pipa PAM. Cuman masalah akan muncul jika listrik dirumah bapak padam. Air tidak akan bisa mengalir mendekati normal.

      Pemasangan pompa tambahan harus dibawah tandon/torren air supaya jika listrik mati, air akan tetap bisa mengalir (bypass) dengan memanfaatkan efek gravitasi.

      Semoga bermanfaat

  43. Salam kenal pak.
    Yang mau saya tanyakan, apabila kita pakai pompa booster dan listrik PLN di rumah mati, apakah air dari tandon ke kran, shower tetap mengalir?
    Terima kasih sebelumnya.

    • Salam kenal juga, pak Arwin
      Dengan pemasangan booster, jika listrik padampun air akan tetap bisa mengalir dengan lancar. Jadi jangan kuatir.

      Semoga bermanfaat

  44. Salam kenal Pa…Sya berencana memasang pompa booster/sumur dangkal, letaknya dibawah Torn tetapi jarak Booster dg Shower sekitar 7 meter dan pipa pralon tidak lurus (berbelok- belok), jarak dan kondisi pipa tersebut apa akan mengurangi pancaran air dishower? Terimakasih sebelumnya Pa…

    • Semakin jauh jarak booster dengan shower, pastinya akan mempengaruhi tekanan air-nya. Tapi dalam kasus bapak, jarak 7 meter masih jarak normal (selama instalasi tidak bermasalah)

  45. Salam kenal Pak.
    Permasalahan saya adalah saya ingin membuat kamar mandi tambahan di lokasi yang agak jauh dari rumah induk. Untuk kamar mandi ini saya berencana untuk menggunakan tandon khusus ukuran 500lt tanpa booster.
    Kamar mandi ini akan menggunakan shower dan water heater.
    Apakah shower bisa cukup keras jika 1 tandon 500lt tanpa booster digunakan hanya untuk 1 kamar mandi saja dan ketinggian berapa yang dibutuhkan untuk mencapai tekanan yang baik.
    Mohon saran dan masukannya. Terima kasih.

    • Sebaiknya tetap menggunakan booster, pak. Apalagi nantinya menggunakan water heater. Karena dengan hanya mengandalkan torren saja, tekanan air ideal yg diinginkan tidak akan pernah didapat. Dengan asumsi tinggi torren normal di sekitar 5-6 meter. Lain cerita ya jika torren tingginya 20 m :)

      Kesimpulannya, tetep disarankan menggunakan booster, pak.

  46. Saya menggunakan booster PB 60EA dari Wasser. Kalau distel otomatis, tekanan airnya tidak sekeras di stel manual. Mengapa dan apakah pada switchnya bisa diatur serta bagaimana caranya. Terima kasih Pak Nusantara

    • Maaf, pak. Jujur saya belum pernah menemui kendala seperti ini. Mungkin teman-teman lain yang punya pengalaman sejenis bisa share disini?

  47. Terima kasih Bapak Nusantara atas jawaban pertanyaan kami sebelum ini. Tapi kami mau tanya lagi tentang pemasangan booster pendorong air PB 60EA. Apakah ada bedanya (tekanannya) jika dipasang VERTIKAL (air masuk dari atas dikeluarkan ke bawah) dengan dipasang HORIZONTAL (air masuk dari samping dikeluarkan ke samping). Mengapa ?, Atas berkenannya kami ucapkan terimakasih.

  48. Pak Noor,

    Bisa dibilang tidak ada perbedaan. Jikapun ads pun tidak signifikan. Bahkan tidak masalah jugs dipasang secara vertikal dengan IN dibawah dan OUT diatas.

    Yang penting posisi booster lebih rendah dibanding tandon air (direkomendasikan minimal 1 meter). Jangan sampai kebih tinggi :) karena sifat dari pompa jenis ini yang tidak bisa menyedot air.

    Semoga membantu

  49. Pak Nusantara,
    apakah syarat jarak satu meter di bawah torrent/tandon untuk pemasangan pompa booster wajib/mutlak? Soalnya space di bawah torent hanya beberapa cm untuk bisa dipasang pompa booster. Apakah pengaruhnya sangat signifikan? demikian pak pertanyaan saya, mohon pencerahannya. Terima kasih.

    • Pak Yudha,

      Pompa booster sebenarnya hanya efektif untuk maksimal 4 kran secara bersamaan (tergantung jarak pompa dengan kran).

      Yang sangat ideal adalah pompa ditempatkan di dekat kran yg paling membutuhkan tekanan air atau tekanan air yg paling kurang (misalnya untuk keperluan shower). Selain lebih efektif untuk pompa juga lebih hemat energi.

      Kendalanya bila bapak taruh di dekat tandon adalah, otomatis nyala dan hidup pompa akan jeda lebih lama tergantung jarak kran dan pompa.

  50. Selamat siang… mohon infonya untuk pemasangan pompa boster apakah instalasinya menggunakan pipa pcv merk maspion ukuran 1/2 kuat pak.. trimsss

  51. Salam Pak Nusantara.

    Saya selama ini memakai pompa air dangkal shimizu 125watt otomatis untuk mendorong air dari tandon water heater (1 mesin water heater untuk 3 shower di setiap kamar) dan belum pernah ada masalah, hanya suaranya saja agak rame, posisi pompa sumur dangkal sekitar 30 sentimeter di bawah lantai (tertanam), sedangkan posisi water heater sekitar 2 meter horisontal dari pompa shimizu dan posisi tandon 3 meter horisontal 3 meter vertikal (ada di atas dak tidak sejajar dengan pompa shimizu), saya berencana ingin mengganti pompa air dangkal dengan pompa dorong.

    1.Apakah selama ini saya pakai dengan shimizu 125 watt tidak terlalu kuat tekanannya?
    2.Apakah aman untuk mesin water heater dengan tekanan dari pompa 125watt?
    3 Jika pakai pompa dorong, ada 3 variabel daya (watt 130 / 110 / 80 Watt) yang bisa dipilih, berapa watt daya yang ideal untuk 3 water heater?
    4. Apakah 1 mesin water heater dapat dipakai secara bersamaan?

    Terima kasih, atas pencerahannya.

    • Halo pak Chrsty,

      Kalau pompa sumur dangkal pasti brisik :)
      Menjawab poin:
      1. 125 watt masih ideal
      2. Aman-aman saja. Bahkan pompa booster pun lebih besar dari itu (sampai 130 watt)
      3. Yang paling ideal sebenarnya satu booster untuk 1 water heater :) tapi jika memang mau dipakai untuk 3 unit, pilih watt yang paling besar yaitu 130 watt. Rumusnya kan WATT = Tekanan, jadi semakin tinggi watt-nya, tekanannya juga makin tinggi.
      4. Tergantung kapasitas water heater-nya. Kalau kapasitasnya kecil, terus dipakai bersamaan …. cepet habis air panasnya :)

      Semoga berguna :)
      Salam

  52. mau tanya om….apakah ada pengaruhnya jika pompa air dangkal untuk pompa dorong dipasang sejajar dengan pipa out put dari tandon?? masalahnya tandon saya ada di atas kamar mandi yang kami dak/beton…..suwun

    • selama listrik nyala sih tidak ada pengaruhnya :D kalau listrik padam, itu baru ada sedikit, karena air perlu gaya gravitasi untuk tetap bisa mengalir dengan lancar.

  53. Salam kenal pak. Saya pernah dpt info bhw untuk mempertahankan tekanan air spy stabil biarpun bbrp kran dibuka pada saat yg bersamaan,bs menggunakan pressure tank. Mhn penjelasan pak, thanks.

  54. mau tanya pak. saya pakai toren air 1000 liter. saya pasang setinggi 6 meter. air yg saya ambil dari pdam langsung, dan dari pdam saya angkat ke atas torrent dengan pompa. torrent saya pakaikan ke radar yg berhub ke pompa air. yang jadi masalah, ketika air sudah penuh dan pompa otomatis mati, air dari pdam ketika malam hari cukup kencang, dan sanggup naik ke atas torrent, dan akhirnya melimpah. lalu saya pasang pelampung untuk kontrol dari pdam. tp kadang2 air masih juga melimpah. ada solusi pak??

    • wah … kenceng bener air PDAM-nya ya.
      anyway, mungkin ada masalah di pelampungnya. Bisa jadi di karet seal-nya yang sudah tidak bisa menahan air. Coba diganti dengan pelampung yang baru dan lebih bagus, pak.

      • itu pelampung sudah dua kali saya ganti, masih seperti itu juga. kira2 apa masalahnya ya pak, dan merk pelampung yg bagus banget apa ya. terima kasih

        • saya jadi penasaran, pak. seberapa kencengnya ya itu air pam sampai tidak bisa terbendung oleh pelampung.
          mungkin solusi paling gampang sekarang adalah dengan menambahkan stop kran saja, jadi kalau malam aliran air diputus untuk sementara.

    • sejajar juga tidak apa-apa, cuman sangat disarankan lebih rendah dari toren. Supaya air tetap bisa mengalir jika listrik padam (dengan bantuan gaya gravitasi).

  55. Mau tanya nih pak, kalau pake water heater gas apakah boosternya fungsi ga pak? Maksudnya air yg keluar dari water heaternya tetep kenceng atw tdak? Water heater di pake untuk 3 kamar mandi, yg 2 sejajar dgn water heater, 1 lagi di lantai dasar, posisi water heater gas diluar kamar mandi. Makasi

    • Pasti berfungsi :)
      tapi pemasangan booster untuk air dingin yang dari toren ya, jadi bukan keluaran dari heater-nya (air panas)

  56. Oya 1 lagi pak, jenis pompa apa yg cocok untuk dorong air naik ke 2 tandon beda lantai, 1 di lantai 2 yg 1 lagi di lantai 3 jarak masing2 lantai sekitar 3 meter. Mohon infonya

    • Sumber air-nya dari mana ya? air PAM atau sumur? kalau dari sumur harus menggunakan pompa air sumur dangkal. Kalau dari air PAM, bisa menggunakan booster saja.

  57. wah sangat bermanfaat sekali nih info dari bapak..
    saya juga kemarin mau pasang pompa sumur dangkal yg rencananya akan difungsikan sebagai penguat tekanan shower yg lemah….tapi kemaren saya tanya di website yg jualan pompa malah dibilang klo pompa sumur dangkal itu klo tidak ada aliran listrik..air tidak akan ngalir….klo pompa booster baru air tetap ngalir walaupun tidak ada listrik….
    saya jadi bingung nih pak…klo dari pengalaman bapak kan air tetap ngalir walaupun keadaan tidak ada aliran listrik?

    btw bapak pake pompa merk apa pak?sepertinya awet banget..saya juga mau pake merk seperti punya bapak itu :D

    terima kasih

    • Halo pak Rizki,

      Memang idealnya adalah menggunakan pompa booster :) tetapi tidak menutup kemungkinan dengan menggunakan pompa sumur dangkal. Kekurangan dari pompa sumur dangkal hanyalah suaranya aja berisik :)

      Pompa sumur dangkal maupun booster akan tetap bisa mem-by pass air meskipun listrik padam. Selama pemasangannya berada dibawah toren untuk mendapatkan momentum gravitasi.

      Kebetulan saya pakai merk yang belum terkenal, pak. Lakoni merk-nya :)

      • ok..pak…jadi yakin nih saya mau pasang pompa sumur dangkal saja..mudah2an nemu yg merk lakoni :D

        terima kasih sekali pak atas informasinya

        • hehehe…. tapi saya tidak meng-endorse Lakoni ya pak :D itu hanya kebetulan saja saya pakai merk itu

  58. klu misal mesin airnya pake pompa sanyo, dipegangnya di bawah toren apakah bsa mem buck up seluruh kran yang ada di rumah ???

    • Pada intinya gini, pak.
      Tergantung jumlah kran yang dibuka pada saat yang bersamaan. Jika misalnya ada 20 kran yang dibuka bersamaan, pasti akan berpengaruh pada tekanan. Dan kran yang berada pada posisi paling jauh dari pompa, tekanan air-nya paling kecil.

  59. Mas Widya, bagaimana seandainya posisi tandon air dan pompa dorong/boster ini lebih rendah dari outlet (semacam wastafel/kamar mandi dst) ?. Apa tetap booster menyemprot sampai outlet yg lebih tinggi tsb ? Atau apa booster itu diam saja saat kran terbuka ? Terima kasih

    • Mas Seputro,
      Booster tetap bisa menjalankan tugasnya, mas :) cuman pada saat membeli, pastikan spesifikasi-nya sesuai dengan keadaan instalasi di rumah. Masing-masing pompa mempunyai daya sembur yang berbeda tergantung dengan besaran daya yang dipunyainya.

      Semoga menjawab :)

      • Ok trims, nanti saya coba. Saya skrg menggunakan pompa sumizu dgn otomatnya apa ya sy lupa, otomatnya digital ada indikator tekanan air dan LEDnya, ukurannya agak besar dan lumayan mahal. Nanti sy cek lagi.

  60. mohon bantuan , mas…….pemasangan pompa booster apakah sebelum air masuk ke mesin pemanas air atau sesudah,apabila sesudah mesin pemanas air apakah pada pipa jalur air panas……..mohn penjelasnya…….

  61. Menarik sekali poting nya, saya juga minat buat instalasi seperti itu. yang saya tanyakan kalo mau sekedar cuci piring kan boosternya tidak perlu nyala tuh (ngirit), apakah airnya tetep ngalir?

  62. saya sudah lakukan seprti coretan bapak,tp saya menemui kendala..pompa yang saya pasang hidup tiap 5-10 detik..pahal keran air posisi off semuanya..apa ada yang salah pada sistem pressurenya ya?

    • Bapak pakai booster?
      Kemungkina ada udara yang terjebak di dalam pipa. Disitu ada baut yang bisa dibuka untuk mengeluarkan udara. Aktifkan pompa, kendurkan baut-nya sampai ada air yang mengalir dengan lancar (tandanya udara udah kebuang) lalu kencangkan lagi baut-nya

      semoga membantu :)

  63. Saya ingin tanya2 nih pak Daru,
    Karena PAM gak hidup 24 jam dan gak kenceng, maka awalnya sy berencana membuat menara air untuk tandon 1000 liter yg sdh sy beli, air dari PDAM ditampung dibak kemudian sy berencana membeli pompa untuk menaikan air dari bak tadi ke galon di menara dan dialirkan ke instalasi.

    Tp mengingat biaya dan keruwetannya, dan setelah baca postingan ini, rencana saya berubah untuk langsung menampung air PAM di tandon, baru pasang pompa booster ke insalasi untuk toilet, shower, cuci piring, dan mesin cuci.
    Mengingat instalasi sudah terpasang dan saya ingn pasang sendiri pompa air tadi, yang ingin sy tanyakan lagi :
    1. Apakah ada dijual alat/pelampung dipasaran untuk memberi sinyal/mematikan air PAM yang mengalir sendiri ke tandon bila penuh, bgaimana mekanismenya
    2. Untuk pompa pendorong otomatis pada umumnya apakah harus tidak boleh “masuk angin’ agar mesin bisa bekerja baik, bila mesin sejajar tandon, apa yang harus distel
    3. Mesin pompa booster type/jenis apa yang cocok untuk keperluan sy tersebut diatas dengan catatan digunakan untuk 2 toilet
    Terimakasih

    .

    • Halo Pak Edy,

      Langsung saja ya :)
      1. Ada dijual bebas. Pelampung ini cara kerjasanya sederhana, jika air sudah mencapai batas tertentu, air akan mendorong tangkai pelampung dan akan menutup katup/seal sehingga air tidak lagi mengalir.

      Gambar spt berikut: http://im1.tokobagus.biz/l/11/49/11915491_2707011_505988e9e8678.jpg

      2. Semua jenis pompa tidak boleh masuk angin :) Di pompa booster, biasanya ada baut yang digunakan untuk mengeluarkan udara. Caranya juga gampang, untuk pengoperasian pertama kali, kendorkan bautnya hingga air + udara yang terjebak didalam pipa keluar lalu kencangkan lagi. Mesin sejajar tandon? tidak perlu stelan khusus :)

      3. Banyak pilihan, pak. Sesuaikan daya pompa dengan kebutuhan. Kebetulan saya pakai pompa dengan spec paling kecil karena hanya untuk kebutuhan 1 kamar mandi.

  64. salam kenal pak daru
    sy mau tanya apakan bisa (ada perbedaan tekanan) boster di pasang dengan posisi in dbawah out d atas, sbgi catatan sy menggunakan torn 1100 liter dng ketinggian sekitar 3 meter.

  65. Salam kenal pak, mohon bantuannya, sy lg renov rumah,rencana mau pasang toren,pemanas air dan pompa air, untuk dudukan toren udah ada dibuat sejajar rata dgn pompa air dan diatas pompa air jarak 50 cm dipasang pemanas air, letak toren,pemanas air dan pompa air ada di lantai atas,kira kira 4 mt dari lantai bawah. o ya air yg sy gunakan dari pam yg lumayan kencang Pertanyaan sy
    1. Apakah posisi begini udah benar
    2. Pompa air jenis apa yg harus sy pakai untuk 3 kamar mandi, 3 shower,cuci piring, 3 wastavel, mesin cuci front load , jumlah semua kran ada 13 kran
    3. Bisakah khusus untuk shower sy pakai pompa sedangkan yg lainnya langsung ambil dari pam
    Terima kasih sebelumnya

  66. pak, bagus mana antara pompa booster 60 watt dengan pompa sumur dangkal untuk untuk meningkatkan tekanan air keperluan water heater.saat ini saya menggunakan pompa sumur dangkal tapi terkendala dengan otomatisnya yang tidak stabil sering on off. saya mau beralih menggunakan pompa booster apakah kemungkinan akan mengalami masalahg serupa?

    • Sesuai keperluannya, pak … yang ideal adalah dengan menggunakan pompa booster :) Selain itu, pompa booster sangat halus (hampir tidak terdengar suaranya/tidak sebising pompa sumur dangkal).

      Kemungkinan mengalami hal yang sama pasti ada tapi prosentase-nya kecil sekali, dan beberapa pompa booster dilengkapi dengan saklar pilihan daya sehingga bisa di adjust.

      Semoga membantu

  67. Salam kenal pak Nusantara,
    info nya sangat membantu sekali :)
    Kebetulan saya baru renovasi rmh menjadi 3 lantai dan saya membuat penampungan air bawah tanah di bawah garasi lantai dasar dan sdh membeli pompa sanyo automatic untuk menyedot dan menyalurkan air ke tandon di lantai 3.
    Pertanyaan saya:
    1. apakah pompa automatic yg saya br beli masih memerlukan level switch yg di tempatkan di tandon?
    2. setelah baca coretan bapak saya pasti akan membutuhkan pompa boster :) tapi letak penempatan boster yg tepat apakah di dekat tandon atau lebih dekat dengan keran air?
    3. instalasi listrik yg di pakai untuk pompa boster ini seperti apa?
    4. berapa banyak pompa boster yg saya perlukan bila saya memiliki 1 titik air di lantai 3, 3 titik air di lantai 2 (2 shower) dan 5 titik air di lantai dasar (1 shower dan mesin cuci)?
    thanks berat sebelumnya pak, mohon bantuannya :)

    • Salam kenal pak Freddy,
      Terima kasih sudah baca coretan saya :)

      1. Masih perlu, pak. Otomatic yang berada di pompa hanya akan bekerja jika instalasinya tanpa tandon (langsung terhubung ke kran-kran air). Level switch, atau yang lebih sering disebut radar itu berguna untuk mematikan aliran listrik pada pompa jika tinggi air sudah berada pada level yang diinginkan.

      2. Tergantung keperluan. Jika memang hanya perlu booster untuk shower (misalnya), pemasangan dilakukan di dekat kran shower. Jika perlu untuk semua titik, pemasangan berada di dekat tandon.

      Konsekuensinya adalah, semakin banyak kran air yang membutuhkan tekanan tambahan (booster) dan semakin jauh jarak antara booster dan kran air, maka semakin besar daya pompa booster yang diperlukan.

      3. Seperti di gambar saya diatas, pak :)

      4. Refer ke nomor 2, bisa cukup 1 booster dan bisa juga lebih, pak. Tergantung pemasangan dan jenis pompa booster-nya. Untuk pilihan pompa booster, silakan lihat-lihat di http://sentralpompa.com/index.php/etalase/kategori/30 sebagai referensi. Atau bisa langsung berkunjung ke toko-toko pompa terdekat

      Demikian semoga penjelasan saya yang sangat minim ini bisa bermanfaat,

      • Thanks Pak Nusantara atas responnya sangat membantu :) saya sudah liat type pompa bosternya dari web yg Pak Nusantara share, ada manual dan automatis. Perbedaan manual dan automatis disini seperti apa ya pak, krn saya baca coretan sebelumnya pompa boster akan bekerja apabila ada aliran air..

        thanks Pak :)

        • Halo pak Freddy,

          Yang dimaksud manual adalah tidak ada otomatis switch. Jadi untuk mengoperasikannya (ON/OFF) dilakukan secara manual :)

  68. Sambung cerita kemarin pak Daru :), saya sudah beli pompa booster wasser,
    sudah dipasang dan dicoba hasilnya :
    1. Sambungan bagian output sedikit bocor/menetes (pasang sendiri mungkin harus serahkan ke ahlinya ya hehe)
    2. Semprotannya lumayan tapi gak keceng seperti di hotel2
    3. Otomatis tidak bekerja, mesin hidup terus meski keran sudah ditutup
    Apa yang salah ya kira-kira apa karena ada kebocoran di sambungan output.
    Terimakasih

    • Halo pak Edy,
      1. Untuk instalasi air, tidak ada toleransi untuk kebocoran sekecil apapun pak :D sebaiknya diberesin dulu bocornya karena ini ada korelasinya dengan point 3.
      2. Untuk kekuatan semprotan, tergantung daya pompa-nya. Supaya lebih kencang lagi, silakan diganti dengan daya yang lebih besar dan pastinya harganya pun ikut membesar hehehehe. Sebagai referensi silakan di lihat-lihat di http://sentralpompa.com/index.php/etalase/kategori/30
      3. Untuk pemakaian pertama kali, ada baut yang harus dibuka. Ini bertujuan untuk mengeluarkan udara yang terjebak didalam pompa. Sudahkah dilakukan, pak? Jika belum, silakan dipraktekan juga :) (ada di buku pedoman wasser).

  69. Salam kenal Pak Nusantara. Saya mau bertanya, rumah saya 2 lantai dan saya mempunyai toren di atas atap. Terus apabila saya menyalakan air di lantai 2 keluar nya kecil sekali dan apabila saya menyalakan air di lantai 1 maka air yang di lantai 2 malah tidak keluar sama sekali. Kemarin saya udah akalin pake tambahan pompa pendorong dari toren ke bawah tapi tetap tidak membantu. Mohon bantuan solusi nya Pak. Thanks.

    • Salam kenal, pak.
      Agak aneh ini kasusnya :) bahkan pompa booster pun tidak menolong. Atau mungkin bisa dicoba, pipa output dari toren dipisahkan antara lantai 1 dan 2 (jadi ada 2 pipa distribusi dari toren)

  70. Numpang tanya Bapak, saya pakai pompa booster merkuri wasser PB 169 EA…inletnya pakai pipa PVC 3/4 dan Outputnya pakai pipa fleksibel 1/2…otomatis nya tidak jalan pak harus pakai manual dan dikembalikan ke otomat baru bisa…ketinggian tandon 2 meter…kenapa pak ya…booster ini saya aplikasikan untuk pemanas gas ke shower…

    • Coba baut pembuangan angin di buka dulu, pak. Setelah air keluar dengan lancar, ditutup lagi dan dikencangkan. Kondisi pompa aktif (ada aliran listrik) dan salah satu kran dibuka

      Semoga membantu

  71. selamat pagi,.. terima kasih untuk infonya,…… saya sudah membaca hampir semua permasalahan, tetapi tidak ada yg seperti ingin saya tanyakan… saya memakai pompa air dari sumur dangkal untuk Toren . apabila air sumur sedang keruh dan saya ingin membuang, pompa tidak dapat berfungsi, karena air belum mencapai level low. 1. Bagaimana caranya agar saya dapat membuang air keruh dari sumur sebelum mencapai Toren, karena on/of dipasang di Radar yang di Toren 2. Dapatkah dipasang otomatis lain agar Pompa tetap dapat dipergunakan kapan saja. tanpa air harus masuk dulu ke Toren. Terima kasih sebelumnya, mohon bantuannya.

  72. Halo Pak, saya mau numpang tanya, memungkinkah kalo sy memasang pompa sumur dangkal sebagai booster tapi tanpa melalui tandon. Jadi dari jetpump trus booster trus ke kran. Bagaimanakah konsekuensinya ? Mohon penjelasannya Pak, trimakasih…

    • Halo pak,

      Kalo menggunakan jet pump langsung ke kran, sepertinya tidak perlu booster karena tekanannya udah cukup tinggi.

      Konsekuensinya, jet pump cepat rusak dan penggunaan listrik jadi besar karena jet pump tidak bekerja secara konstan (harus sering mati hidup)

      Semoga bermanfaat

  73. Pak Nusantara,

    salam kenal, saya Yudi> tinggal di jakarta barat.

    Mau nanya bagaimana menggabungkan 2 tangki air @500 liter dengan 1 pompa sedot dari bak PAM di bawah,
    Tangki air saya tempatkan di lantai 2.

    makasih sebelumnya

    • Salam kenal juga pak yudi,

      Pada lubang output (yang di bawah itu) di kedua tangki disambungkan dengan pipa paralon yang dibikin bentuk T (yang satu ujung ke arah instalasi kran air).

      Sementara untuk pipa input yang dari pompa cukup ke satu tangki saja. Demikian juga untuk kebutuhan water level (radar) cukup 1 buah. Kita manfaatkan sifat air yang selalu datar, selama tangki dalam posisi yang rata, keduanya akan terisi sama tingginya.

      Semoga membantu

      • Dear Bp. Nusantara,

        Maaf Bp Yudi, saya kutan nimbrung karena saya berencana membuat dua tangki dengan satu pompa seperti bapak. Tangki yang satu (yg sudah ada sekarang) akan digunakan untuk kebutuhan air tempat kost, sedangkan yang akan dipasang, untuk kebutuhan rumah tinggal. Karena selama ini sering terjadi kami yang dirumah tinggal kekurangan tekanan air bila dikost dibuka beberaa keran.
        Pertanyaan saya adalah, jika kedua tangki disambungkan dengan cara bapak diatas, berarti hanya tersisa 1 (satu) lubang output pada masing-masing tangki. Lalu bagaimana kalau hendak menguras tangki-tangki tersebut.

        Terima kasih banyak Bp Nusantara.

  74. Dear Bp Nusantara,

    Kembali ke permasalahan saya diatas, apabila saya tidak menggunakan 2 tangki air. Apakah bisa dengan memanfaatkan dua lubang output tangki saya pisahkan output untuk rumah tinggal dengan output ke rumah kost? Apa yang harus saya akali jika nanti ingin menguras tangki? Sebab kedua lubang sudah terpakai?
    Sebab sekarang saya hanya memanfaatkan satu lubang output untuk melayani rumah kost ( 2 lantai) dan rumah tinggal ( 1 lantai ). Dan tekanan dirumah tinggal kecil sekali. Bahkan bila dirumah kost ada keran yang dibuka, maka dirumah tinggal bisa kehilangan tekanan bahkan sampai tidak keluar air.

    Terima kasih banyak pak Nusantara,

    Rino

    • Pak rino,

      Bisa saja dengan dbuat jalur terpisah antara rumah dan tempat kost. Sehingga tekanan air yang ke rumah bapak, tidak terganggu dengan yang di kost.

      Untuk keperluan pengurasan, di salah satu jalur ditribusi dipasang double stop kran dan dibikin rangkaian T aja, pak (jadi total ada 3 stop kran: 1untuk ke rumah, 1 untuk ke kost dan 1 untuk pembuangan)

      Jadi pada saat menguras, aliran ke rumah dan kost di tutup sementara stop kran untuk pembuangan di buka.

      • Pak Nusantara,

        Terima kasih banyak atas sarannya yang sangat membantu saya untuk mengatasi masalah air bersih dirumah.

        Regards,
        Rino

        • Sama-sama pak Rino.

          Jika mungkin menemukan tips lain, monggo di share disini :) saling berbagi informasi saja hehehhehe

  75. permisi agan agan,
    numpang koment mudah mudahan berguna .
    sebenarnya jika kita ingin memfungsikan pompa sumur dangkal menjadi pompa booster cukup mudah kita hanya pasangkan satu buah saklar aliran air atau biasa disebut flow switch dengan demikian kita tidak memerlukan lagi pressure switch,dan saklar yang dipasang terpisah jadi prinsip kerjanya jika ada kran air dibuka meskipun dengan aliran yang sangat lemah air tersebut akan mendorong tuas flow switch dan akan menghidupkan pompa dan jika kran air ditutup maka otomatis flow switch akan kembali ke posisi semula dan mematikan pompa.
    flow switch bisa di beli ditoko teknik atau kita bisa membuatnya sendiri

    • Informasi yang sangat menarik dan pastinya berguna, pak Arif.

      Dan untuk teman-teman yang lain, jika ada info/tips lainnya … Silakan saling berbagi disini :)

  76. Pak mau tanya,

    saya punya pompa pendorong / sumur dangkal shimizu 230 kaynya, sdh berjalan 5 tahun. nah sepertinya mesin hidup, tetapi sekarang tidak mendorong air. kami kira otomatisnya, tetapi saya cek otomatisnya tidak terbakar dan masih bagus. posisi sekarang menyala, tetapi tidak ada dorongan air. mohon solusinya pa

    terima kasih

  77. Pak, saya mau tanya. saya sudah pasang pompa simitzu untuk memperkuat aliran shower. pola aliran sudah sama dengan gambar kedua di atas. Tetapi ada masalah pada saat mesin dimatikan terdengan bunyi getaran keras duk duk duk sekitar 5 detik setelah itu berhenti bunyinya. Saya belum menemukan solusinya untuk menghilangkan bunyi tersebut. Demikian terima kasih sebelumnya atas jawabannya.

    • Pompa ditaruh dipermukaan yang rata atau tidak? kalau tidak rata, mungkin bunyi berasal dari situ. Kalau sudah pada tempat yang rata dan kuat tapi masih bunyi, harus periksa mesin-nya. Mungkin laker-nya perlu diberi gemuk.

  78. Salam kenal

    Saya memakai mesin pompa sumur yang sama dengan bapak hanya untuk menambah tekanan pada shower. Dan saya tidak memiliki sumur bor. Hanya mengandalkan air pdam yang ditampung dalam tandon 350 liter. Kebetulan kebutuhan air saya belum terlalu banyak jadi sekedar mandi dan mencuci baju cukuplah buat saya. Cuma yang sering menjadi kendala dan membuat heran adalah tandon air saya lebih sering kosong. Seharusnya tandon terisi penuh pada malam hari dikala air pdam kencang dan bisa naik ke tandon. Jadi airnya bisa saya gunakan di pagi hari. Kenapa demikian ya Pak? Apakah ada kemungkinan airnya terbuang balik lagi ke pipa pdam? Untuk listrik pompa saya memakai saklar. Jadi kalau mau mandi pakai shower baru deh hidup pompanya. Itulah yang membuat saya heran. Karena percuma saya memiliki tandon air namun tidak pernah bisa menampung air.

    • Untuk pipa input dipasang dimana, pak? Dibawah ya? kalau iya, ada kemungkinan air turun balik. Kalau dipasang diatas, pastinya hal itu tidak akan terjadi.

  79. hallow pak.. salam kenal sebelumnya..

    mohon maaf sebelumnya jika mengganggu kesibukan bapak. aliran air pam dirumah saya debitnya kecil, kemudian saya memutuskan untuk membuat tandon air untuk menampung air pam dengan harapan debit air bisa mengalir deras untuk bisa menghidupkan shower kamar mandi. namun setelah instalasi selesai, saya masih mengalami kendala, bahwa air yang mengalir dari tandon juga ternyata masih kecil dan bisa dibilang hampir sama dengan air pam. apa ada yang salah dengan instalasi yang saya lakukan?

    untuk informasi, saya membuat tandon air 500lt dengan kentinggian 3,5 meter. air dari pam saya naikkan dengan pompa. untuk selanjutnya air yang keluar dari tandon saya masukkan kembali ke pipa pam yang sudah terpasang sebelumnya. rumah saya satu lantai dengan dua kamar mandi dan satu ruang cuci pakaian dengan satu alur instalasi pipa,

    sementara jarak antara (tandon ke kamar mandi (R1) +/- 8 meter), (jarak kamar mandi 1 ke kamar mandi (R2)+cuci pakaian, 10 meter). jadi kalau jarak tandon dengan kamar kami 2 (+/- 20meter) termasuk tikungan pipa. di bagian depan saya juga memasang 1 kran untuk menyiram tanaman dengan jarak antara tandon dengan kran +/- 8 meter).

    agar seluruh pipa/ kran air bisa mendapat pancaran air yang kencang, apa yang harus lakukan kembali? saya memang berniat untuk membeli 1 pompa lagi untuk membantu agar air dari tandon bisa lebih deras, namun jenis pompa apa yang harus saya beli dan di sisi sebelah mana memasangnya?

    demikian pertanyaan saya, sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas bantuan informasi yang bisa disampaikan.

      • Malam Pak
        Terima kasih banyak atas tulisan nya.
        Ada yg mau sy tanyakan ttg pompa sumur otomatis yg dijadikan sbg pendorong dari toren.

        Kondisi nya rumah , letak toren air dgn ketinggian 3,5 meter
        Kamar mandi lantai 1 kira2 8 m dari toren , begitu juga dgn lantai 2.
        Jika pompa otomatis ini di letakkan dibawah 3,5 m dibawah toren , sementara pipa air masuk ke rumah sejajar dgn toren , apakah jika lampu mati air nya tetap ngalir ?

        Terima kasih atas saran2 nya

  80. salam kenal pak…
    saya mw tanya, klw menggunakan pompa boster untuk menambah tekanan pada sprayer gun untuk cuci mobil/motor bisa pak?? trus kira2 tekanannya brapa?

  81. Salam pak nusantara,

    Senang sekali saya bisa menemukan blog bapak, sangat berguna. Saya sudah baca semua permasalahan, tapi belum bisa menemukan mjawaban permasalahan saya. Saya pakai pompa dangkal untuk menguatkan tekanan. Jika keran menyala pompa berfungsi normal, tetapi saat semua keran tertutup pompa selalu menyala dengan interval 30 detikan, walaupun hanya menyala 1-3 detik tapi saya khawatir nanti rusak dan listrik membengkak. Saya sudah cek semua aliran tidak ada yg bocor. Saya sudah ganti otomatisnya tetapi masih sama, apa ada yg salah dengan instalasinya? Saya ingun mencoba memasang tusen klep setelah pompa dangkal, apakah berpengaruh? Terimakasih

    • halo pak Adrian,

      maaf pertanyaan bapak terlewat. Apakah sudah dicoba untuk menyetel otomatis-nya? Memang perlu sedikit kesabaran untuk menyetelnya :)

    • Alhamdulillah jika bermanfaat :)
      Anyway pak erwan, boleh-boleh saja untuk email address saya :) bisa follow dan mention twitter saya @darudoank ? nanti saya balas via DM ya pak

  82. Salam kenal Pak,
    mohon petunjuk sebelum saya salah melangkah.
    Kondisi saat ini:
    Rumah saya menggunakan air PAM. Hanya waktu-waktu tertentu saja tekanan air kencang, misal tengah malam atau tengah siang yang mana mungkin tidak banyak yang menggunakan air PAM di kampung saya. Kalo pagi hari, air hanya mengalir dengan tekanan kecil saja, tidak kencang di kamar mandi bawah. Lebih2 di kamar mandi atas malah tidak bisa mengalir.

    Untuk mengatasi hal ini saya memiliki rencana sbb:
    Karena rumah saya sudah direnovasi dan istri tidak mengijinkan untuk di cor di atas rumah, jadi saya akan meletakkan toren di lantai bawah. Jadi aliran air dari PAM akan mengalir mengisi toren. Dikarenakan posisi toren dan PAM sejajar/ di lantai yang sama, kemungkinan air akan dapat terus mengisi toren. Dari toren, saya akan pasang pompa booster untuk mengalirkan air ke dalam rumah, sehingga kamar mandi bawah (selantai dengan toren dan pompa booster) akan mendapatkan tekanan air yang kencang dan kamar mandi atas pun juga akan mendapatkan tekanan air yang kencang.

    Mohon petunjuk, betulkah pemikiran saya tsb bahwa tekanan air yang dihasilkan akan kencang baik di kamar mandi bawah maupun di kamar mandi atas?

    Terima kasih atas bantuannya.

    Note:
    posisi toren+booster di depan rumah. Posisi kamar mandi atas di dalam rumah. Jarak antara booster dan kamar mandi atas kurang lebih, 10 meter mendatar dan 5 meter ke atas.

    • Halo pak,
      Salam kenal juga :)
      Cara itu sudah bisa memenuhi kebutuhan tekanan, cuman permasalahannya adalah pada saat listrik padam maka air tidak bisa kemana-mana (kecuali ada genset)

      Saran saya adalah, tandon air di posisikan pada tempat yang ideal yaitu diatas, sehingga pada saat listrik padam pun air masih bisa mengalir.

      • Terima kasih Pak Daru,
        saya lupa menambahkan informasi ini, dari PAM nanti saya buat 2 cabang:
        1. Masuk ke toren
        2. Langsung masuk ke rumah
        Masing-masing cabang saya pasang pipa yang ada switch putar di atasnya, sehingga bisa diatur ditutup agar air tidak bisa lewat atau dibuka agar air mengalir sehingga sesuai keinginan.
        skalian share, berikut gambar desainnya:
        http://i40.tinypic.com/2u5ezj5.png

        Terima kasih atas bantuannya yang sangat bermanfaat.

  83. saya pasang waterheater 30 liter dilantai 2 sedangkan toren posisi juga dilantai 2 maka saya pakai pompa sumur dangkal panasonic 130 watt ( pernah pakai pompa booster tapi tidak efektif karena aliran pelan, mungkin karena efek gravitasi kurang) masalahnya sekarang pompa pendorong cukup baik alirannya hanya sering on off. Saya baca artikel bapak kran dari inlet pompa dikecilkan apakah ini bisa membantu? jika gagal apakah bisa dibantu dengan tangki tekan? bagaimana menurut bapak. Saya hanya pakai shower untuk air panas di 1 kamar mandi saja. tks

    • Halo pak,

      Sudah diatur-atur pressure switchnya? Jika dengan pompa sumur dangkal memang harus “banyak eksperimen”, pak. Jika pengaturan di pressure switch sudah dilakukan, bisa dibantu dengan tangki tekan.

      anyway, yang paling ideal sih sebenarnya pakai booster. Mungkin waktu itu, daya dorong dari booster bapak yang kurang.

  84. Dear Pak Nusantara,

    Apakah nanti kita tidak kesetrum ya pak, mengingat pompa itukan memakai listrik. Merek apa yang bagus dan sekalian tipenya pak kalau bisa (untuk yg dari tandon ke kamar mandi). Terima kasih. GBU.

    • Halo pak Nawawi,

      Selama proses instalasinya benar, Insya Allah, tidak ada resiko kesetrum :)

      Untuk merk, banyak pilihan dengan kualitas yang bagus. Saya sendiri menggunakan merk Wasser, pak

  85. Dear pak nusantar,
    Senang sekali bisa membaca blog anda, saya butuh saran anda tentang pompa dorong, saya sudah empat kali mengganti pompa dorong dari toren ke Kran,pertama pakai booster pump wasser yg kecil tipe 69 kalau tidak salah, tp saya rasa kurang kencang,terus saya ganti dengan pompa sumur dangkal shzimitsu 130 otomatis, jgn kurang memuaskan,terus saya ganti lagi dengan pompa semi jet shzimitsu,nah dengan pompa ini cukup memuaskan dan saya pakai lebih dari setahun,terus terakhir ini ada masalah dengan pompa semi jet ini,masalahnya walaupun semua Kran dalam posisi off tapi pompa nyala mati terus dalam jeda waktu 1 sampai 2 menit sekali on-off, saya sudah setel pressure switch tapi tidak membuahkan hasil, terus saya konsultasi ke toko pompa di Glodok (yang rencananya cuma hendak membeli otomatisnya aja) namun saya ditawarkan pompa booster lagi dengan merek Wilo dengan kapasitas lebih besar dengan tipe Pb 201 kapasitas 60 Ltr/mnt dan saya tertarik lalu saya beli dan pasang, kendalanya adalah jika kita buka Kran pompa tidak langsung nyala tapi harus tunggu sekitar 20 detik baru bisa nyala, apa penyebabnya? Tidak seperti pressure switch yg peka, apakah otomatis booster pump yang menggunakan pelampung itu bisa disetel? Terus saya juga menyesal pakai pompa booster ini lagi karena dorongannya kalah kencang dibanding semi jet, keunggulannya cuma kalau air di toren habis pompa tidak akan bekerja, demikian masalah pompa saya, mohon di bantu pencerahannya, terima kasih.

    • Pada saat pemasangan booster pertama kali, angin-nya dibuang gak pak? Jadi di booster itu ada satu baut yang mesti dikendorin dulu sampai ada air yang mengalir dengan lancar setelah itu baru dikencangkan lagi.

      silakan dicoba lagi, pak

  86. Dear All sekedar berbagi: Setelah Berkutat Dengan permasalahan shower yang airnya kecil,akhirnya beres dan sesuai dengan yang di harapkan….

    jadi begini awalnya saya memang sudah memakai toren dan membeli mesin air dangkal sbg pendorong 125 watt cuma masalahnya air shower tetap keluar kecil dan mesin pendorong cetak cetak …..
    saya coba dengan mebuka sedikit bukaan pada check valve dan mensetting otomatisnya dan saya nyalakan shower mesin hasilnya lancar tidak cetak2 namun tdk sampai di situ karana kalau saya tutup keran shower mesin cetak2 dengan cepat jadi harus matikan mesin dengan cepat (repooot).

    hampir putus asa…usut punya usut ternyata masalah ada di keran cabang shower yang memang keluarnya kecil dan pada selang shower yang memang diametternya sangat kecil…..,lalu saya coba mengganti keran cabang besi dengan keran cabang plastik dan mengganti shower dengan ukuran diameter selang yang lebih besar ,dan hasilnya taraaaaaaaaaa, alhamdulilah shower deras walau tanpa mesin pendorong lumayan deras ketingian toren tepat di lantai 2 hanya 3.5 meter ,di tambah mesin pendorong tambah deras lagiiiiii spt di pijatt….dan mesin tidak sering on off karna air keluar deras……kesimpulannya ,masalah ada di kran shower dan shower nya ,bukan pada mesin pendorong menurut saya tidak perlu tangki tekan lagi..wasallammmmmm mau mandi dulu heeee

  87. Malam Pak
    Terima kasih banyak atas tulisan nya.
    Ada yg mau sy tanyakan ttg pompa sumur otomatis yg dijadikan sbg pendorong dari toren.

    Kondisi nya rumah , letak toren air dgn ketinggian 3,5 meter
    Kamar mandi lantai 1 kira2 8 m dari toren , begitu juga dgn lantai 2.
    Jika pompa otomatis ini di letakkan dibawah 3,5 m dibawah toren , sementara pipa air masuk ke rumah sejajar dgn toren , apakah jika lampu mati air nya tetap ngalir ?

    Terima kasih atas saran2 nya

  88. Salam kenal pak ndaru….

    Setelah melihat skema pemasangan pompa air tambahan/ pompa booster di atas, bagaimana seandainya pemasangan booster ‘TIDAK’ diletakkan sehabis tandon?
    Tetapi “DILETAKKAN” di titik kran yang ke-3 (karena di titik kran yang ke-3 ini sudah terpasang percabangan untuk instalasi air panas, instalasi air dingin serta instalasi toilet).
    Apabila semua titik kran air dibuka, apakah pompa booster (yang diletakkan di titik kran yang ke-3) masih mampu untuk menghasilkan daya dorong yang cukup kuat untuk menyalakan pemanas air gas?

    Mohon pencerahannya bapak….terima kasih

  89. Halo pak drajat,
    Salam kenal juga.

    Dengam skema pemasangan yanv bapak mau, justru tekanannya makin yahud. Karena rumusnya, semakin dekat dengan titik kran, tekanan makin besar.

    Semoga menjawab :)

  90. Mas Ndaru.. saya pakai toren 1000 liter di atas menara 4 m, untuk memperkuat arus air keluar saya tambahkan pompa pendorong Wasser, automatic nya bekerja ketika kran air ada yang dibuka, masalahnya ketika pompa ‘di set’ automatis trsbut, pompa bekerja hidup-mati dalam interval yg singkat, kira2 apa masalahnya ya..

  91. siang pak ndaru…alhamdulilahh nemuin blog ini, saya jadi bisa nanya2… saya rencana bikin tandon sendiri memanfaatkan 3 gentong merah dirumah. untuk pemasangan paling sederhana sebaiknya dipasang diatas lt2 (jauh dr posisi kran air utama tp dekat dengan area pamakaian) ato dilantai 1 (dekat kran sumber air utama) sj bisa dengan ketinggian tt to bagaimana?

    • Siang pak Khristi,

      Alhamdulillah coretan saya ditemukan :)
      Yang paling ideal dipasang di lantai 2 pak. Anyway, itu nanti ditempatkan di tempat terbuka yang terkena panas matahari? Jika iya, tidak disarankan menggunakan gentong, karena gentong tidak didesain untuk itu. Jika gentong terpapar matahari terus menerus, dia akan cepat rusak.

      sebaiknya beli tandon air yang memang didesain untuk keperluan tersebut.

      Demikian semoga membantu

  92. Mau tanya pak,kalau dari pompa air tambahan yang dialiri ke pipa distibusi terlebih dahulu masuk ke water heater kemudian baru menuju ke kran double apa ada pengaruhnya terhadap tekanan air

  93. salam kenal pak,saya ingin membeli pompa booster wasser PB 60EA rencana mau dipasang dikamar mandi utama mengingat ada showernya.timbul keraguan pada saya apakah tekanannya sampai pada kamar mandi yang ada dikamar tidur mengingat jarak pipa antara pompa booster yg akan dipasang dgn kamar mandi yg ada dikamar kira 12m dgn pipa ukuran 1/2.mohon bantuannya pak .NB:2 kmr mandi dikamar masing 2x mengunakan shower dan close set dgn bilas otomatisnya.

    • salam kenal juga, pak
      Sebaiknya cari yang yang lebih besar kapasitasnya, karena tipe tersebut daya dorongnya hanya 9m. Kurang “maknyuss” nantinya :)

    • Tengkyu gan. Untuk kran, belum sempat nulis euy. Masih sibuk cari rupiah :)

      Mungkin agan2 lain ada yang sudah mengulas atau tau referensi, monggo di copas disini link nya

  94. Pak Darudoank,
    mau tanya, bagaimana memasang instalasi listrik sistem otomatis pada tanki air.
    mesin saya sekarang manual pengisiannya, jadi setelah tanki penuh luber baru dimatiin mesin sanyonya. saya tidak mengerti instalasinya. saya sudah coba tapi MCB jadi turun.

    • Halo pak,

      Bapak perlu pasang water level control atau biasa disebut radar (padahal ini merk) di tandon airnya. Fungsinya adalah sebagau saklar untuk menyalakan dan mematikan aliran listrik ke pompa secara otomatis berdasarkan level air.

      Cara pasangnya gampang kok, ada petunjuknya. Jangan lupa pakai kabel listrik berkualitas bagus standar SNI ya pak :)

      Btw, kalo MCB turun itu bisa karena daya tidak kuat atau ada korsleting listrik.

  95. nanya lagi gan,kalo sumur dangkal pake pompa jet pump, gpp kah? maksudnya apa pengaruh dengan tekanan out put yang dihasilkan, kalo ngaruh kira2 lebih efisien yang mana beli pompa sumur dangkal tambah pompa booster? maklum newbie nih

    • Halo gan,
      Pake pompa aja bisa, tapi kalo sumurnya dangkal (sekitar 5-7 meter sudah ketemu air) ya mendingan pake pompa sumur dangkal, gan. Harganya jauh lebih murah daripada jet pump.

      Pompa booster itu tidak bisa digunakan untuk nyedot air seperti halnya jet pump ataupun pompa sumur dangkal. Prinsip kerja dari booster adalah baru aktif kalo ada aliran air. Jadi pemasangan booster hanya bisa dilakukan di output dari tandon air (distribusi ke kran-kran air). Sesuai namanya, booster ya untuk penguat. Bukan penyedot :(

      Begitu gan :)

      • hehhe, mungkin pertanyaannya kurang jelas ya gan, kalo sumurnya 9meter gan,masalahnya jarak sumur kerumah sekitar 20meter,kalo pake pompa yang ada sekarang (lupa namanya) keluarnya kecil gan, (1 sumur dipake 2 rumah), maunya beli 1 pompa dgn daya dorong kuat (kalo bisa) ato pompa dangkal + booster? thx gans

  96. Jauh juga jaraknyanya hehhehe. Kalau tidak ada tandon mendingan pakai jet pump aja, gan. Jangan lupa cari daya dorong yang sesuai dengan kebutuhan (jet pump ada beberapa pilihan daya), mengingat jaraknya 20 meteran. Dan saya prefer agan pakai jet pump aja sih :)

    Opsi kedua: Kalau ada tandon, bisa kombinasi pompa dangkal + booster. Tapi ya ujung-ujungnya sama, booster nya juga perlu daya yang cukup gede.

    • iya pasti ada pengaruhnya, gan. Namanya filter air, disitu pasti ada hambatan. Apalagi kalau filternya sudah kotor. Rajin-rajin bersihin aja, gan hehehehe

  97. Mo nanya pak. Saya punya dua bangunan (sebut sj A dan B) yg jaraknya 25 meter. Masing2 bangunan memiliki tangki air yg sejajar ketinggiannya. Yg ingin saya tanyakan, bagaimana cara menghubungkan pipa pada kedua tangki ini dgn benar? Sumber air ada pada bangunan A yg menggunakan jet pump utk mengisi pada tangki A. Saya sdh coba menghubungkan tangki A ke tangki B yg jaraknya 25 meter dgn cara menyambungkan pipa (3/4 inch) dari pipa yg utk menyebar air di bangunan A (lubang bagian bawah tangki A), ke pipa tangki B pada bagian yg sama pada tangki A. Hasilnya air tdk mengalir sama skl dari tangki A ke B. Mohon pencerahan pak.

  98. Mo nanya pak. Saya punya dua bangunan (sebut sj A dan B) yg jaraknya 25 meter. Masing2 bangunan memiliki tangki air yg sejajar ketinggiannya. Yg ingin saya tanyakan, bagaimana cara menghubungkan pipa pada kedua tangki ini dgn benar? Sumber air ada pada bangunan A yg menggunakan jet pump utk mengisi pada tangki A. Saya sdh coba menghubungkan tangki A ke tangki B yg jaraknya 25 meter dgn cara menyambungkan pipa (3/4 inchi) dari pipa yg utk menyebar air di bangunan A (lubang bagian bawah tangki A), ke pipa tangki B pada bagian yg sama pada tangki A. Hasilnya air tdk mengalir sama skl dari tangki A ke B. Mohon pencerahan pak.

    • Halo pak,
      Seharusnya dengan cara itu sudah mengalir dari A ke B karena sifat permukaan air yang selalu rata. Hmmm … mungkin bisa dicek pipa-nya barangkali ada yang menyumbat. Cara paling gampang sih, yang di B dilepas dulu untuk melihat apakah air keluar dari ujung pipanya.

        • Hmmm …. memang berpengaruh sih ya, tapi menurut saya bukan berarti tidak mengalir sama sekali.

          Atau bagaimana kalau inputnya saja yang diparalel (untuk ngisi tandon)?

          • Saya sdh coba memotong ujung pipa pada tangki B hasilnya air tetap tdk mengalir, lalu saya coba potong ujung pipa pada tangki A lalu di semprotkan air pada ujungnya, air kemudian keluar pada ujung pipa B. Tapi bila dipasang kembali, air tetap tdk mengalir. Mohon solusinya pak, bagaimana cara penyambungan yg baik. Kalau spt saran diatas yaitu input di paralel, apa tdk ada kemungkinan terjadi bila tangki A telah penuh dan tangki B belum, maka mesin otomatis mati, atau sebaliknya tangki B penuh dan tangki A belum maka mesin tetap hidup dan tangki B meluap. Mohon bantuannya pak, saya betul2 bingung. kalo bisa ada solusi mohon ada sedikit coretan2 gambar. terima kasih.

          • Memang dengan input paralel akan ada “masalah” di belakangnya sih, pak. Selain concern yang bapak sebutkan, ada resiko lain. Yaitu misalnya radar ada di A, sementara B paling sering digunakan. Pada satu moment, B udah kosong tapi tidak akan terisi air karena A masih penuh.

            Paling ideal memang dengan skenario awal (yang sudah bapak lakukan), cuman masalah jarak yang cukup jauh.

            Pilihannya:
            - Mendekatkan jarak tandon (tidak mungkin ya?)
            - Memasang booster/pompa tambahan untuk mengalirkan air ke tangki B (instalasi pipa seperti skenario awal), dan dipasang radar untuk ON/OFF pompa booster/tambahan. Jadi ketika B sudah penuh, pompa tambahan otomatis mati. Dan ketika air di A berkurang/kosong, radar A otomatis bekerja.

          • Mohon maaf pak msh mo nanya lg, biar tdk salah langkah. Info tambahan, tangki A menggunakan pompa sumur dangkal utk mendorong sebaran air ke bangunan A (2 lantai) krn ketinggian tangki A hanya 2 mtr dari dasar lantai 2 (di bawah atap). Bangunan B (1 lantai) posisi tangki B di atas dak beton. Spt saran dan solusi diatas, kira2 menurut bapak mana yg terbaik krn solusi 1 jg boleh sj dilakukan dgn membongkar dan memindahkan tower/tangki B dan di dekatkan ke A.

          • menurut saya sih, pak, dengan skenario ke-2 saja.

            Karena di skenario 1, ada tambahan effort yaitu memindahkan tangki. Plus, di skenario 1 pun sepertinya bapak tetap perlu pompa booster untuk mengalirkan air ke bangunan B, mengingat jarak yang cukup jauh (jika tidak menggunakan booster, saya kuatir air mengalir dengan kecil sekali ke bangunan B atau bahkan tidak mengalir).

  99. selama pagi pak saya sdh menggunakan Pompa Air Booster Wasser PB-169EA, dan jarak booster kurang lebih baru ke kamar mandi kurang lebih 6mtr, namun yg keluar dari showernya sangatlah tdk memuaskan, bahkan saat ini air yg keluar sama seperti tdk menggunakan booster, bahkan baut yg di sarankan pak widya sdh saya lakukan, namun hasil tetap sama, booster tersebut baru saya gunakan kurang lebih 1 bln, mohon pencerahannya

    • Malam pak,

      Kalau dicoba di kran lain selain shower tekanannya kencang gak? Kalau sama saja, perlu di cek boosternya apakah memang bekerja atau tidak.

      Tetapi kalau hanya di shower saja yang pelan, disarnakan untuk mengganti shower nya dengan yang lebih bagus kualitasnya. Hal itu juga dulu saya alami, dan setelah saya ganti jadi kencang. Sekedar info,saya pakai san-ei

  100. pak apa bedanya dengan menggunakan pompa langsung dengan menggunakan tangki air tp masih tetap pake pompa untuk bantu dorong air

    • Dari tekanan sih tidak ada bedanya, bahkan mungkin lebih kencang kalau jet pump-nya punya daya yang besar.

      Kalau menggunakan tangki air, itu kan fungsinya sebagai tandon/penampungan air. Kalau tidak pakai tangki, masalah muncul pada saat listrik padam :) Pompa booster/dorong, sifatnya hanya membantu meningkatkan tekanan air, jadi pada saat listrik padam pun tidak ada masalah (yang penting air masih ada di penampungan).

      Begitu pak.

  101. dear all

    Fyi untuk pompa pendorong bisa mengunakan pompa air biasa hanya perlu penggantian sensor untuk pengontrol pompa yang lebih dikenal automatis pompa, sensor pompa pendorong bernama flow switch sudah 1 tahun lebih saya mengunakan pompa air biasa yang di modif memakai flow switch dan sampai sekarang tidak ada masalah untuk informasi lebih lanjut ke alamat ini saja http://permatatehnik-gsm.blogspot.com/

    • Info yg berharga. Mo nanya: letak mesin 1 meter di bawah toren yg di fungsikan sbg mesin pendorong air dr toren utk menyebar ke dlm rumah menggunakan pressure switch standar, tapi bunyi cetek2 terus. Sklpun kran di tutup tetap sj cetek2 gitu. Pertanyaan saya:
      1. Kalo menggunakan flow switch apakah tekanan air dr toren tdk menjalankan mesin sklpun kran ditutup?
      2. Seandainya ada kebocoran halus pada pipa dlm rumah, apakah tdk akan menjalankan mesin? Krn kalo gitu maka sama sj dgn menggunakan switch standar.
      3. Dimana bisa membeli switch ini? Saya di makassar.

      • 1. Flow switch bekerja jika ada tekanan air. Pada saat semua kran ditutup, itu artinya tidak ada aliran/tekanan air.

        2. Jika ada kebocoran, berarti ada alitan air. Akibatnya mesin akan bekerja.

        3. Di toko-toko pompa air biasanya ada. Atau silakan klik blog nya pak opik, barangkali beliau menjualnya.

  102. Pak sy kan sdh terlanjur beli pompa sumur dangkal merk shimizu PS130 BIT yg digunakan sbg fungsi pompa dorong. Nah saat ini dipakai selalu bunyi cetak cetek gt, menurut bapak itu harus disetting automaticnya kayak ada semacam putaran kiri kanan. Yang jd masalah :
    1) letaknya dimana & kl bisa ada pic bisa minta tolong kirim ke email sy biar jelas ??
    2) kl kita sdh tau letaknya trs gmn settingnya yg menurut bapak mengikuti bukaan shower, nah berapa lama bukaan shower itu dibuka ??
    3) Kl sy ganti dgn pompa dorong sy agak bingung dgn beberapa spec (rencana sy mau pakai pompa dorong merk Groundfous), nah yg sy bingung ada keterangan pipa 1/2 inc pipa 1 inc. sedangkan rmh sy pakai all pipa 3/4 inc ??

    Atas jawabannya sy ucapkan banyak terima kasih sekali

  103. Dear Pak Nusantara, terima kasih …. penjelasannya. Sy sdh ketemu apa yg bapak ksh liat fotonya setelah dibuka ada semacam putaran dgn obeng – (minus).
    pertanyaan sy :
    1) kita putarnya bebas kearah mana saja atau memang ada ukurannya ??
    2) Shower dibuka kemudian sy putar2 gt, sampai bunyi cetak ceteknya hilang ?? sharing biasanya dr pengalaman bapak ribet atau lama saja atau gmn pak ??
    3) Mengenai pompa dorong pak sedikit tanya lagi … sy baca spec di perkakasku.com, yg bagus atau idealnya buat pompa dorong itu yg dilihat adalah daya dorong atau kapasitasnya ?? sbg contoh :
    Groundfos :
    Daya Dorong : 9 meter
    Kapasitas : 30 liter / menit

    • halo pak Hernawan,

      1. Putar ke kanan dan kekiri, pak. Pelan-pelan saja … perlu dilakukan dengan perasaaan untuk hal ini.
      2. Ribet sih enggak, cuman butuh kesabaran dikit :)
      3. Kalau saya lihat daya dorongnya, karena kebutuhannya untuk mendorong.

      Semoga membantu

  104. Saya sedang mencari pompa dorong tapi sebelumnya saya mohon sarannya agar tidak salah dalam mendesain instalasi air bersih rumah saya. Saya kebetulan sedang membangun rumah 2 lantai dengan 2 kamar mandi, tinggi dari lantai 1 ke lantai 2 kurang lebih 3.25m.
    Posisi kamar mandi saya sejajar, sumber air sendiri menggunakan sunmur dalam (bor) dengan pompa Shimizhu (lupa typenya karena bawaan dari developer), rencana saya dari pompa tersebut akan dialirkan ke tangki 1000ltr terlebih dahulu baru didistribusikan ke rumah.

    Tinggi tangki sendri 3 mtr dari lantai dasar (menggunakan tower 3meter) saya perkirakan dengan ketinggian tersebut cukup untuk mengcover kebutuhan lantai 01 dimana ada 4 titik air :
    1. shower
    2. closet duduk
    3. Zink dapur (wastafel, cuci piring)
    4. Mesin cuci (blm aktif dipakai baru disiapkan sparenya, sementara pipa masih ditutup)

    Sedangkan untuk lantai 02 rencananya saya menggunakan pompa dorong dimana hanya ada 2 titik air yaitu kamar mandi (shower + closet duduk), pompa dorong saya letakkan setelah tangki lalu masuk ke pipa distribusi lantai 02.
    Posisi jet pump dan pompa dorong ada di bawah tangki, kurang lbih selisih ketinggian dengan tangki ada di 3mtr.

    Yang mau saya tanyakan adalah :
    1. apakah perhitungan saya di atas benar, kalau untuk mengcover kebutuhan titik air di lantai 01 hanya mengandalkan gravitasi dari ketinggian tangki? dengan kata lain untuk lantai bawah saya tidak memerlukan pompa dorong.
    2. apakah ada permasalahan dengan posisi jet pump dan pompa dorong yang saya lampirkan dalam hal kemananan perangkat dan optimalisasi kinerja pompa?
    3. Merk dan type apa yang disarankan?apa cukup pompa dorong biasa atau harus pakai yang type booster.

    Sebelumnya saya terima kasih banyak, semoga saya bisa diberi pencerahan. di website sudah menjelaskan banyak hal cuma belum afdol kalau saya belum menceritakan kondisi rumah saya, sehingga dapat solusi yang tepat dan efisien.

    • Halo Pak Hewij,

      Terima kasih sudah mampir.
      Menjawab pertanyaan, bapak … mudah2-an memberikan solusi:

      1. Cukup. Tapi tidak dengan shower-nya, karena pasti tekanan-nya kurang “joss”. Dan kalau tidak salah, beberapa mesin cuci memerlukan tekanan, nah jika mesin cucinya jenis ini … pasti perlu booster.

      2. Tidak ada masalah, dengan jet pump-nya. Tapi untuk booster, seperti yang saya pahami, lantai 2 lebih tinggi dari tower-nya? (jarak lantai 1 ke lantai 2 adalah 3,25 m dan tinggi tower hanya 3 m). Jika kondisinya begitu, tower harus ditinggiin lagi. Karena pompa booster hanya akan bekerja jika ada aliran air. Nah, jika posisi lantai 2 (yang otomatis posisi shower-nya lebih tinggi lagi) lebih tinggi dari tandon, gimana air mau mengalir pak?

      3.Disarankan pake booster, selain sesuai dengan kebutuhannya, juga tidak berisik. Untuk merk, banyak pilihan pak. Silakan maen-maen ke toko pompa air :)

      Demikian, semoga membantu

      • Terima kasih untuk tanggapannya Pak Daru, sangat membantu saya.

        1. Bisa dipastikan untuk shower tidak bisa dengan hanya mengandalkan ketinggian ya Pak, terlebih saya hanya menggunakan ketinggian tower 3 meter.

        2. Anggap saja tinggi lantai 02 sama dengan ketinggian tower Pak (dasar tangki), posisi pompa dorong/booster saya letakan di bawah tangki (kira2 di dasar/dudukan towernya, plus minus 3 mtran) singkat cerita yup benar posisi shower lebih tinggi daripada dasar tangki, akan tetapi khusus lantai 2 perbedaan elevasi bukanya sudah tidak pengaruh pak, karena saya berencana menggunakan pompa dorong/booster?

        3. terima kasih untuk sarannya menggunakan booster, kalau seandainya ada faktor budget disini (pompa booster lebih mahal dari pompa dorong biasa) apakah tetap bisa menggunakan pompa dorong?

        Sekali terima kasih untuk sharing dan responnya Pak

  105. Dear Pak Daru, Terima kasih skr problem pompa sy yg cetak cetek sdh hilang setelah sy stel sesuai anjuran bapak perlu kesabaran …. skr semua aliran air dirmh lumayan kencang. Jadi saat ini msh sy urungkan buat beli pompa booster dahulu.

    Terima kasih banyak … next time boleh sy tanya2 lagi pak :)

  106. Pak Daru mau tanya lagi sedikit …. sy kan diatas rumah ada toren air nah ditoren tsb ada semacam apa gt yg katanya kl gk salah control otomatik yg pompa dibawah sy.
    Nah yg sy mau tanyakan adalah :
    1) apakah ada stelan buat control automatic tsb, apakah di pompanya atau di torennya
    2) soalnya toren sy sdh mau hampir 1/2 toren tdk ada tanda2 pompa air sy yg dibawah yg biasa buat suply air ke toren nyala

    terima kasih

    • Halo pak Hermawan.

      itu namanya water level control, atau orang sering menyebutnya radar :)

      Untuk pengaturannya, ada di 2 pelapung yang ada di radar tersebut. Cukup dengan mengatur panjang pendeknya tali saja

      semoga membantu

  107. salam pak daru…
    saya mau nanya…untuk instalasi pompa air yang dirangkai dengan filter langsung apa akan berakibat buruk pada pompanya??misal mengalami kerusakan gitu…kemudian jika di tambahkan pompa booster…bagaimana efeknya..dan instalasi pemasangannya bagaimana???terima kasih atas sarannya

    • Halo pak Robik,

      Saya belum pernah mengimplementasikan filter air, karena Alhamdulillah kualitas air di rumah saya masih bagus. Hanya saja, kalo tidak salah … filter sebaiknya dipasang setelah tandon.

      mungkin ada temen2 disini yang bisa membantu jawab?

  108. salam pak daru…
    saya mau nanya…untuk instalasi pompa air yang dirangkai dengan filter langsung apa akan berakibat buruk pada pompanya??misal mengalami kerusakan gitu…kemudian jika di tambahkan pompa booster…bagaimana efeknya..dan instalasi pemasangannya bagaimana???terima kasih atas sarannya

  109. Dear Pak daru,

    Mau tanya lagi kmrn kejadian pelampung toren sy otomatisnya gk bekerja shg air sampai surut gk ketahuan. Pas sy cek ternyata memang agak tdk main.
    Yg sy mau tanyakan :
    1) apakah sensor pelampung bs rusak atau tersangkut kotoran shg jd macet ?? sedangkan ini Toren, pelampung & pompa semua baru
    2) jika saya hrs mengganti pelampung apakah simple pemasangan atau bisa di service pelampungnya.

    Maaf sy gaptek banget soal perpompa-an just baca2 dr coretan pak daru lumayan sy mengerti & tdk dibodohi sm org pompa :)

    • Dear pak Hernawan,

      1. Bisa saja rusak/macet. Jika mau sedikit effort sih, dibongkar saja pak. Coba di cek mekanis-nya bekerja dengan baik atau tidak. Mungkin ada kotoran/karat yang menghambat, atau juga memang mekanisnya rusak.

      2. Ganti baru saja, pak :) murah kok. Paling sekitar 100 ribuan. Dan pemasangannya sangat gampang.

  110. Dear Pak Daru,

    Ada gambar atau foto gk prosedur pemasangannya … seandainya sy mau bongkar atau ganti baru.
    Maklum blm pernah utak atik cuman kmrn liat2 dahulu krn blm ada gambaran jd blm berani

  111. sore pak…saya mau tanya …maaf agak di luar topik…klw air tandon tdk bs mengalir ke keran,bagaimana ya pak solusinya agar bs mengalir,tadinya mengalir,tp karena habis di kuras, di kosongkan dan dimatikan,setelah di nyalakan kembali jd tdk mengalir lg.hanya mengalir ke tandon air saja habis itu tdk mengalir ke kran air nya.ada 4 kran atas & bawh.tanx atas info nya

    • sore bu Tari,

      Cukup aneh sih ini kasusnya :) tapi gini, saya jawab berdasarkan pengalaman tetangga saya ya.

      Tetangga saya pernah mengalami hal yang sama, dan solusinya adalah dengan meniup kran yang paling dekat dengan toren dan buka salah satu kran yang lain. Effort-nya besar sih, karena meniup disini dalam arti yang sebenarnya yaitu meniup dengan mulut. Mungkin nggak masuk akal, tapi it works!!!

      *cara ini diambil karena sebenarnya sudah agak frustasi sih hehehehe

      Tapi sebenarnya ada alasan kenapa setelah ditiup jadi bisa mengalir lagi, karena ada udara yang terjebak di dalam pipa. Jadi air tidak bisa mengalir.

      Semoga “cara aneh” itu bisa dicoba dan berhasil :)

  112. pak mohon pertimbangan tandon atas pd ketinggian 1.8 m diatas dek kran pd ketinggian 2 m dr dek apakah menggunakan pompa boster atau pompa automatis untuk kebutuhan shower,dll pipa distribusi di letakkan didek, trims

  113. selamat pagi pak daru…
    untuk pengaturan pressure switch di pompa shimizu 125w caranya bgaimana ya pak…agar ketika kran terbuka sedikit tidak on off terus…apakah dengan pengaturan pressure switch tersebut ada akibat buruk pada pompa??ato harus menambah tangki tekan??klo iya cara instalasi pressure tanknya gimana??
    terima kasih sebelumnya…

      • Gravitas diperlukan jika listrik padam. Jadi ketika pompa tidak aktif, maka air masih bisa mengalir

    • sama aja dengan pompa lain, pak. Ada baut yang bisa diputar ke kanan/kiri. Tidak ada akibat buruk pada pompa, karena pressure switch memang di desain untuk dapat di adjust

  114. blog yang bermanfaat dan aktif menjawabnya saya sangat senang melihatnya…
    Mas saya ada beberapa pertanyaan,
    1. saya pake pompa booster shimizu 125w, Apakah mampu pompa boster untuk mendorong air ke kamar mandi dengan medan melewati terlebih dahulu ketinggian 3 m (melewati 1 kamar lewat atap) ukuran paralon 1/2 inci

    2. saya memiliki 5 titik keluar air rencana ingin rencana 2 sistem kerja pembagian air :
    a. Semua (5 titik) menggunakan booster (sower, closed, garasi, cuci piring, westafel)
    b. Hanya 2 titik shower dan closet (sisanya mengandalkan gravitasi)

    Yang saya tanyakan apakah kinerja bosster yang sering menyala karena semua titik menggunakan bosster sehingga kerja bosster sering terpakai seperti sistem A apakah baik ato tidak. Atau sistem B yang jarang terpakai membuat booster lebih awet?

    3. Bagusan mana ya mas untuk toren bila sistem otomatis menggunakan pelampung atau radar

    terima kasih mohon bantuaanya :D

    • Halo mas Irfan,

      1. Kalo tidak salah, pompa itu punya daya dorong 24 meter. Jadi harusnya tidak masalah. Silakan cek spesifikasinya untuk memastikan

      2. Namanya mesin, semakin sering dipakai berarti life time-nya juga akan cepat berkurang.

      Anyway … Apakh semua titik perlu booster, Misalnya untuk cuci piring? Jika tidak perlu booster, ya tidak usah di bebankan ke pompa. Hitung-hitung juga hemat energi :)

      3. Pelampung yang dimaksud adalah pelampung yang hanya menutup saluran air kah? Jika iya, saya menyarankan pakai radar saja. Karena radar akan memutus aliran listrik ke pompa. Lebih aman.

      demikian, semoga menjawab

      • bila sampai jangkauan 24 meter apakah tekanan ke sower saya akan keras banget atau tidak ya mas??

        saya takutkan kejadian seperti sodara saya karena tekanan kebesaran saat mandi saringan sower lepas dan kepalanya benjol hahahaaa…

        saya masih bingung untuk sistem toren ini. bila saya telah menggunakan sanyo otomatis apakalah perlu pelampung (radar) atau tidak.

        saya baca2 artiker sebelah ada sistem pelampung ada sistem automatis. itu bedanya apa ya mas?

        • Kalo shower sampai lepas itu mungkin kualitas showernya yang kurang bagus, atau mungkin pompanya terlalu dekat dengan shower atau mungkin juga kegedean daya dorongnya. Tapi kalo membaca kondisi di rumah bapak sih harusnya aman lah :) apalagi harus melewati tanjakan 3 meter terlebih dulu :)

          Bicara soal otomatis, sepertinya hampir semua pompa sudah otomatis. Tapi kalau diaplikasikan dengan toren, tetap perlu water level meter (radar) sebagai switch otomatis untuk menggntikan otomatis yang ada di pompa.

          Sistem otomatis yang ada di pompa bekerja berdasarkan tekanan. Dan biasanya diimplementasikan tanpa toren/tandon alias langsung didistribusikan ke semua titik kran. Pada saat semua kran tertutup, tekanan air akan tersumbat dan switch pada pompa akan aktif dan memutus al

        • Kalo shower sampai lepas itu mungkin kualitas showernya yang kurang bagus, atau mungkin pompanya terlalu dekat dengan shower atau mungkin juga kegedean daya dorongnya. Tapi kalo membaca kondisi di rumah bapak sih harusnya aman lah :) apalagi harus melewati tanjakan 3 meter terlebih dulu :)

          Bicara soal otomatis, sepertinya hampir semua pompa sudah otomatis. Tapi kalau diaplikasikan dengan toren, tetap perlu water level meter (radar) sebagai switch otomatis untuk menggntikan otomatis yang ada di pompa.

          Sistem otomatis yang ada di pompa bekerja berdasarkan tekanan. Dan biasanya diimplementasikan tanpa toren/tandon alias langsung didistribusikan ke semua titik kran. Pada saat semua kran tertutup, tekanan air akan tersumbat dan switch pada pompa akan aktif dan memutus aliran listrik. Nah, pada saat menggunakan toren, pilihannya adalah menggunakan radar dimana dia akan bekerja berdasarkan tinggi air yang ada di toren.

  115. Pak daru tanya sedikit yg msh ngeganjal :
    sy sdh setting automatic switch buat pompanya mengikuti shower, tp yg jd masalah adalah pd saat keran kecil air jalannya, dia on – off on – off trs gt … apakah sy hrs setting lagi mengikuti jalannya air keran kecil ?? atau tetap menggunakan stelan shower.

    sy pernah coba stel ngikutin stelan air keran kecil … tetapi kok pompanya gk mati2 ya ?? padahal semua sdh sy tutup kran airnya, apakah ada salah dimana ya ??

    *. keran kecil disini adalah : keran yg jalan airnya kecil

    • Dear pak,

      Saran saya sih sebaiknya kran-nya diganti saja :) mungkin aliran kecil karena pengaruh dari kualitas kran. Karena kalau tidak diganti, akan susah nyetelnya. Perlu kesabaran extra (kalau baca kisah bapak ya heheh).

  116. Kran air gk mungkin sy ganti pak … karena sy pakai merk TOTO yg khusus wastafel keluaran terbaru airnya kecil …. (tobat sy beli merk bagus tapi begini blm 1 bln).
    Kl untuk kran2 air lainnya normal dan pompa selalu mengikuti buka tutup kran-nya.

    Mungkin bsk libur sy pingin coba sambil melatih kesabaran … thx pak daru atas advisenya

    • waduh … sayang juga kalo diganti hehhe. Ya silakan di utak-atik dulu, pak. Kalau memang sudah nyerah … sebaiknya di prioritaskan pada shower aja sih :)

  117. Pak Daru, di rumah saya sudah ada pompa dorong. Tetapi selama ini, pompa dorong selalu menyala setiap saya membuka keran apa saja bukan cuma keran water heater. Akibatnya pemakaian listrik saya boros, belum lagi suaranya yang berisik. Yang lebih parah listrik selalu jebret kalau pada saat keran dibuka, pompa hisap juga hidup. Padahal liatrik di rumah saya 2200 watt. Sekarang, Pompa dorong selalu saya matikan dan baru dihidupkan kalau saya mau memakai water heater. Agak repot. Apalagi kalau saya mau mandi di lantai atas, sy hrs turun dulu ke bawah untuk menghidupkan pompa dorong. Saya tertarik setelah membaca tulisan bapak ini. Kalau pompa dorong bisa dihidipkan dengan saklar lampu kamar mandi. Bagaimana caranya ya pak? Maklun saya perempuan jadi kurang paham. Kalau saya menyuruh tukang listrik bagaimana saya menjelaskannya? Terima kasih sebelumnya

    • Bu Linda,
      Terima kasih sudah mampir kesini :)

      Untuk listrik yang tidak kuat (njebret) padahal daya 2200 watt, perlu di cek semua peralatan. Mungkin karena memang beban di rumah ibu sudah maksimal (jadi saya skip untuk hal ini :D)

      Dari cerita ibu, kesimpulan saya skema pemasangan yang dipakai adalah sama dengan skema di rumah saya. Jadi pompa dorong akan bekerja pada saat kran mana saja dibuka (tentu saja jika saklar listrik saya aktifkan). Jika mau nyala hanya pada saat menggunakan kran shower, bisa dengan 2 cara:

      1. Pompo dorong diletakkan tepat sebelum kran shower. Dengan cara ini pompa baru bekerja hanya jika kran shower dibuka. Tapi cara ini berarti membututuhkan 1 pompa dorong untuk masing-masing shower/kamar mandi.

      2. Cara saya, dengan memanfaatkan saklar lampu di kamar mandi. Jadi pompa dorong hanya aktif kalau lampu di kamar mandi menyala dan kran di dalam kamar mandi diaktifkan.

      Jika ibu memilih untuk menggunakan cara saya, paling gampang pada saat meminta tolong tukang listrik adalah dengan kalimat, “Terserah gimana caranya, yang penting aliran listrik ke pompa dorong mengikuti saklar kamar mandi” :D –> tukang listrik yang benar dan ahli, pasti tidak akan mengalami kesulitan menterjemahkan permintaan ibu.

      Dan untuk keperluan ini, supaya tidak kaget heheheh, ibu nantinya memerlukan kabel sepanjang yang diperlukan (tergantung jarak antara pompa dan saklar kamar mandi).

      Demikian, semoga menjawab pertanyaan ibu.

  118. Selamat sore pak Daru,
    saya baru menemukan website anda, dan setelah membacanya, banyak sekali manfaatnya.

    rumah saya 2 lantai dan 3 km mandi (dua di atas dan 1 di bawah) ketinganya menggunakan shower dan water heater, bak penampunya 500lt dan torn 3m dari lt 2. selama ini saya menggunakan pompa biasa (sebagai pendorong) untuk km mandi di atas dan aliran cukup baik. namun belakangan ini sudah melemah (pompa berumur 11th). Rencananya saya akan mengganti pompanya. apakah lebih baik pompa tersebut yang di ganti atau sebaiknya mengunakan booster untuk hasil yang lebih deras?

    terima kasih untuk pendapatnya

    salam
    Didiet .

    • Dear pak Praditya,

      Terima kasih sudah mampir di sini :)
      Kalau menurut saya, pilih yang mana saja tidak masalah. Meskipun idealnya pakai booster sih :)

      Untuk semburan yang kencang, tergantung daya dari pompa-nya, pak.

  119. Boorkmark dulu pak hehehe,

    Buanyak banget commentnya, akhirnya sampai juga ke terakhir
    saya mau berbagi pengalaman saja, dan memang saya tunda terus beli pompa pendorongnya.
    Permasalahan saya sebenarnya sama, kondisi air di perumahan saya hanya hidup di jam 6 pagi sampai 6 sore, nah kalau sudah mati air hanya dari tandon dan itupun kecil sekali, akhirnya saya pakai cara sbb:
    1. bypass langsung dari pdam ke torent dan pada bagian tandon/torent atas saya beri pelampung untuk mematikan air bila tandon penuh.
    2. bagian masuk tandon bawah saya beri check valve ukuran 3/4 supaya air pdam tidak masuk dari bawah
    3. ketika air pdam mati sore hari air dari tandon kecil sekali keluarnya setelah melalui pipa2 di dalam rumah, tapi kalau dari tandon langsung kenceng sekali, ada kemungkinan saya pakai pipa flexibel yang kekecilan atau memang perlu pipa pendorong juga hanya khusus untuk sore sampai pagi saja saya pakai timer di pompanya.

    sekian pak pengalaman saya, terimakasih

    • hehehe
      btw, terima kasih atas sharing pengalamannya, pak. Semoga bermanfaat buat teman-teman yang lain

  120. saya balik lagi pak hehehe,
    akhirnya ini tadi dapat akal, beli flexible yg selang dalemnya besar yaitu punyanya selang air panas + keni dan sok dratnya, lumayan harganya 200rb :’( semoga bisa lancar airnya, tapi kayaknya haruss beli booster deh, cuman harus menyiapkan dudukan dulu di tandonya, secara tempatnya kecil sekali.

  121. selamat siang bapak. saya ibu rumah tangga, boleh nanya juga kan bapak :)
    baru saja saya membuat kamar mandi baru, tapi air showernya hanya seperti orang pipis he he. membaca dan melihat keterangan disini dengan segala pertanyaan mudengnya cuma sedikit. tandon air kurleb cuma 4 meter. Saran bapak dan penjelasannya sangat saya tunggu. terimkasih

  122. halo pak mau tanya,
    saya menggunakan sumur listrik otomatis nyambung langsung ke sumur tanah.
    nah, ketika saya sambungkan ke mesin cuci, rupanya, air dari pipa tidak bisa terserap semua, jadi mesin on off dengan cepat (seperti kran yang tidak dibuka penuh). mohon tanya bagaimana solusinya?

  123. Selamat Malam Pak,

    Saya menemukan website ini dan sangat terima kasih untuk advise yang sudah dari 2012-sekarang ini..sangat membantu..
    saya ada beberapa pertanyaan dan semoga bapak berkenan memberikan solusi nya:

    Rumah Saya 3 lantai dan sekarang di tahap pemasangan keramik .kira2 1 bulan ke depan sudah mau mulai memasangi instalasi air.instalasi air saya semua pipa di luar bangunan karena rumahnya berbentuk ruko pak.
    Rumah saya memiliki 3 kamar mandi…1 di lantai 3 dan 2 di lantai 2..posisi tangki ada di atap daag n memilik kapasitas 1500 ltr..
    - Rencana saya akan saya buat bak penampunagan di lantai dasar dengan kapasitas 3000 ltr dan air bersumber hanya dari air pdam,karena air sumur kotor sekali dan tidak layak pakai..(Pdam – bak penampungan-tangki penampungan-ke kran dapur dan kamar mandi)
    - Rencana saya sebelumnya..dari pdam ke bak penampungan memakai pompa biasa karena berjarak hanya 4 m.dan mengunakan jet pump untuk ke tangki penampungan yang tingginya sekitar 12 m..Dan mengunakan gravitasi untuk turun ke lantai 3 dan lantai 2 .Hanya Kamar mandi Lantai 2 yang mengunakan air panas.
    - Rencana saya ingin mengunakan filter air dan water heater listrik untuk ke 2 kamar mandi di lantai 2.

    Pertanyaan saya pak:
    - Apakah rencana saya sudah benar ?
    - Posisi filter air harus dipasang(sebelum ke tangki penampungan or sesudah tangki penampungan) ?
    - Kira2 berapa ltr kapasitas water heater listrik yang cocok di gunakan untuk ke 2 kamar mandi tersebut?
    - Apakah perlu Pompa Pendorong lagi agar mandinya puas (heheheh)?

    Thanks dan Mohon Bantuannya

    Best Regard
    Frans

    • Malam pak Frans,

      Langsung saja ya:
      1. Sudah ok sih menurut saya
      2. Setelah tangki
      3. Kapasitas water heater silakan disesuaikan dengan kebutuhan. Semakin banyak penghuni, pastinya diperlukan kapasitas yang besar
      4. Sangat disarankan menggunakan booster supaya puas :)

      Semoga membantu

  124. Pagi Pak Frans,

    saya yakin web ini banyak membantu orang. semoga pak Daru tambah bahagia bisa nolong banyak orang dan ga bosan2 pak :D.

    saya ada sedikit pertanyaan.
    1. saya rencana pasang radar di toren atas, tp jarak ke pompa jauh sekali (dr daag lt.2 ke lt. dasar). walau bagaimanapun tetap harus menyambung kabel dari radar ke pompanya pak?
    2. rencana saya mau split output dari toren atas. yang ke kmr mandi saja yang pakai pompa dorong. untuk yang lain saya pakai gravitasi. sebaiknya saya bagi langsung dua jalur atau cukup matikan pompa jika ingin pakai gravitasi?
    karena posisi pipa saya U, saya khawatir gravitasi tidak cukup kuat. ketinggian pipa output toren dengan pipa yang masuk ke rumah selevel, pompa dorongnya ada di bawah, jd bentuknya U pak. di dalam pompa kan juga ada tusla nya, apa air cukup kuat melewati pompa lalu msk rumah dgn gravitasi?

    terima kasih sebelumnya.

    • Siang pak Andy,

      Amiin pak .. semoga yang baca juga bahagia :)
      Langsung saja ya:
      1. Betul. Dan gunakan kabel yang bagus ya, pak :) buat jaga-jaga
      2. Untuk pilihan split atau tidak, tidak jadi masalah. Jadi silakan ditentukan sesuai dengan kebutuhan.

      U -nya itu dalamkah?
      Kalau iya, supaya kerja pompa jadi ringan, sebaiknya ditaruh diatas, pak. Di ujung pipa yang ke rumah.

      Demikian semoga membantu

      • Dear pak Daru (sorry sebelumnya salah sebut, ikt2 komentar terakhir pak Daru ke pak Frans haha)

        U nya hanya 1m d bwh toren pak. jd dr toren, pipa turun 1m ke pompa, lalu dari pompa dorong naik 1m ke pipa msk rumah. apa dengan gravitasi saja bisa naik lagi? saya kuatir gravitasi tdk ckp kuat jika pipanya U.
        karena kalau pompa di taruh atas sejajar pipa yg msk rumah space nya tidak cukup pak, jadi terpaksa di bawah toren.

  125. Salam pak daru, luar biasa artikelnya. Saya deskripsikan sedikit ttg rmh sblm mau konsultasi, rmh saya 1 lantai dgn 7 titik air (satu shower tanpa heater), titik keran terjauh 12 meter dr torrent. Kendalanya, 4 titik air terjauh loyo dan saya mau pasang pompa pendorong yg sentral utk semua. Kmrn ke toko bangunan dan aga kaget krn staff menjelaskan bahwa pompa booster (non sumur dangkal) hanya diperuntukkan mendorong per titik air saja dan tdk sentral. Pertanyaan saya:
    1. Apakah benar demikian? Krn tdnya sy lbh tertarik pasang pompa booster ketimbang sumur dangkal melihat banyaknya masalah yg timbul.
    2. Kl pompa booster yg centralized seperti yg sy butuhkan utk rumah, merk dgn daya brp watt yg lebih baik?
    3. Pompa booster ini rencananya akan saya taro sejajar di dak setelah torrent. Apakah akan ada masalah, atau mengapa lbh baik jika saya taronya di bawah? Soalnya kalau di bawah, susah cari tempatnya hehe.
    4. untuk jaga2 perlukah saya membuat saklar juga utk menonaktifkan booster apabila saya hanya pakai titik keran yg sdh kencang (hitung2 irit)?
    Atas bantuannya saya ucapkan terima kasih banyak pak :)

    • Salam pak,
      Langsung saja ya
      1. Untuk booster rumahan, idealnya memang 1 pompa untuk 1 titik (beda dengan booster gedung/hotel, tidak mungkin kan 1 booster untuk 1 titik? butuh berapa ratus booster hehehe).Tetapi kalau tidak semua kran dibuka secara bersamaan, ya tidak apa-apa juga. Dirumah, saya menggunakan 1 booster untuk semua.

      2. Sangat disarankan menggunakan merek yang proven, banyak pilihan. Karena sentral, ambil daya yang paling besar, pak. Mungkin bisa dilihat-lihat di http://tokopompaonline.com/category/pompa-booster/ sebagai referensi. (note, itu bukan toko saya ehhehehe

      3.Tidak ada masalah

      4. Sebaiknya demikian hehehe

      Semoga membantu

      • Utk respon Pak Daru
        di nomor 1:
        Oh di rumah bapak pakai booster yg sentral, saya kira dari artikel ini bapak menggunakan sumur dangkal utk jadi pendorong. Bocoran dong, kalau bapak pk booster (non sumur dangkal), bapak di rumah pk merk apa? :D

        di nomor 4 :
        Kalau saya pasang saklar yg bisa menonaktifkan, nanti ketika saklar saya swtich OFF, apakah air masih ttp bisa mengalir ke keran biasa? Logika sederhana saya mikirnya, berarti air mengalir lewat pompa tapi karena mesin tidak nyala, numpang lewat saja gitu ya. Tidak stuck kan ya?

        Terima kasih banyak pak, maaf nanya banyak.

        • sebelumnya saya pake pompa sumur dangkal, tetapi karena suaranya berisik maka saya ganti dengan booster. Jadi hanya masalah suara aja sih :) saya di rumah pake wasser PB 169 (kalo tidak salah). Dan itu sudah cukup bagi saya karena booster hanya aktif untuk shower dan mencuci mobil/motor aja. Sementara untuk pemakaian lain, booster tidak saya nyalakan karena memang tidak perlu.

          Semoga menjawab pak

  126. menarik banget informasinya,kebetulan mau pasang shower yg nempel didinding, dan bingung mesti pake apa supaya air yang keluar dari shower gaa kaya pipis heheheee..apakah kalau pakai shower harus selalu dipasang booster?? lalu bagusan mana hand shower atau wall shower… mohon sarannya,terima kasih

    • Halo mbak,

      Sebenarnya perlu atau tidaknya booster tergantung keadaan sih :) Kalau tekanan kecil, maka ya perlu. Demikian dengan shower, tergantung kebutuhan juga. Mau yang wall ataupun yang hand, silakan dipilih :)

  127. Salam,
    saya punya beberapa pertanyaan pak,mohon kiranya memberi pencerahan.
    1. saya menggunakan toren 1100 Lt,dengan pipa output diameter 3/4″.untuk meningkatkan tekanan air di kran terjauh dari toren (+/- 20 m), pada pipa output saya kombinasikan pipa 3/4″ disambung dg pipa 3″ (sambung dg oversock 3/4-1-3″)..apa cara seperti ini bisa direkomendasikan?
    2. penggunaan pompa boster apa bisa untuk semua kran yg ada dirumah saya?
    terima kasih.

    • Halo pak,
      1. Bukannya kebalik ya pak? Di awal pipa gede dan diujung pipa kecil. Ini untuk memberikan tekanan.
      2. Tergantung pak. Kalau kran tidak buka secara bersamaan sih bisa, cuman kalau bersamaan maka daya dorong tidak akan merata.

  128. mas , mautanya rencana saya mau pasang pompa booster, posisi pompa booster lebih deket ke toren air atau ke sower? tanks sbelumnya

      • Salam Pak Nusantara, rencana saya mau pasang pompa booster grundfos UPA 15-90.posisi water heater berada di dalam kamar mandi sedangkan rencana booster berada di samping water heater berjarak 75cm.permasalahan sekarang
        1.jika kita mandi pake shower heater otomatis air kepercik ke booster,apa boleh kepercik air?(posisi kamar mandi berada didalam kamar tidur)

        Thx’s

  129. Gan numpang tanya :
    Jika pompa booster hanya digunakan untuk water heater (LPG) aja dan ketika kita tidak membutuhkan water heater dalam artian pompa booster dimatikan (putus aliran listrik) apakah air dari tower masih bisa mengalir ?
    Karena air dari tower masih mampu mengaliri shower, jadi maksud saya pompa booster ini saya gunakan jika ingin mandi air hangat aja.

    tanks ya gan.
    salam MERDEKA

  130. Sekedar sharing saja. Setelah saya baca baca artikel bapak saya akhir nya memutuskan untuk memasang pompa booster. Awal nya dirumah pake toren dengan ketinggian 2 meter dari tanah. Untuk keran biasa sih cukup/pas pasan, tapi untuk shower kecil apalagi kalo udah ampir abis ditorent nya keluaran nya jadi netes doang kalo di shower.

    Saya akhir nya beli pompa booster merk wasser pb169ea karena itu yang harga nya masih agak murah. Nah karena di buku petunjuk ada tulisan jarak minimal antara torent dan tinggi air keluar shower harus 1 meter maka saya tinggikan toren saya 1 meter jadi total 3 meter dari tanah. Ini juga saya pertimbangkan karena di manual dari pompa grundfos katanya di inlet nya pompa harus minimal tekanan 0,2bar atau tinggi torent ke pompa minimal 2 meter untuk menghindari kerusakan bearing pompa.

    Hasil keluaran keran sebelum memakai pompa cukup bagus. Setelah saya aktifkan pompa pendorong jadi mantab, itupun saya masih pake daya yang minimal, kalau pake daya yang paling besar tambah manteb lagi. Tapi sementara saya cukup pakai yang paling kecil dulu karena sudah cukup.

    Memang beda antara pompa pendorong dengan pompa sumur dangkal, suara nya hampir gak kedengeran. daya juga irit karena saya pakai yang paling kecil yaitu 80wat.
    Oiya dulu saya takut juga karena banyak yang bilang kalo buka satu keran gak nyala otomatis nya baru nyala kalo 2 keran. Nah saya buka 1 keran langsung nyala otomatis nya, mungkin karena tinggi nya cukup.

    • Terima kasih sudah mau sharing di kertas coretan saya, pak. Menarik sekali!

      Btw, saya malah baru tau kalo ada kasus yang harua dibuka 2 kran baru aktif hehehhe

      • Disini byk ada beberapa yang bilang gitu, hmmm mungkin kalo pake pompa sumur dangkal kali yah, soalnya punya kakak saya yang pake pompa sumur dangkal juga begitu. Saya buka 1 keran, pompa nya belum nyala pas 2 keran baru jalan pompanya.

        Suara cetak cetek dan suara pompa nya keras sekali makanya saya memilih pompa dorong.

        Mudah mudahan awet otomatis nya, soalnya di situs perkakasku cukup banyak yang rusak otomatis nya wasser, banyak juga yang malah belum setahun.

  131. Maaf Pak…
    Mohon pencerahannya, saya pingin pasang pompa air dengan kedalaman sumur kira-kira 8 meter ( permukaan air 6 meter ).
    Jarak sumur dengan rumah 15-20 meter, jika saya pasang pompa di rumah apakah pompa masih bisa bekerja?
    Pompa yang saya punya daya hisap 9 meter

    Terimakasih atas pencerahannya

    Salam,

    LAtief

    • Halo pak Latief,

      Daya hisap 9m artinya kemampuan hisap pompa ya sekitat angka tersebut. Jika lebih jauh dari 9m, kerja pompa tidak akan maksimal bahkan bisa jebol.

      jadi sebaiknya pompa ditaruh di dekat sumur. Demikian semoga membantu pak :)

  132. Assalamu Alaikum,,,,tulisan bapak sangat banyak membantu orang…semoga balasanya setimpal.
    Pak..NUSANTARA sy mau nanya ni pak. ,. ,. Sy punya total 6 titik kran 2 diantaranya terdapat joing shower untuk 2 kamar mandi, dimana sumber airnya dari air tanah yang sy sedot menggunakan POMPA MERK PANASONIC 125 menuju TANDON AIR MERK PROFIL STEENLIS yg sy tempatkan diketinggian 3M & dialirkan secara grafitasi menuju ke 6 titik kran + 2 joing shower untk 2 kamr mandi,,,,yang jadi permasalahan pada SHOWER tersebut air sama skali ngak keluar,,,jarak antara kamar madi tersebut 6 meter apaka harus pake 2 POMPA BOOSTER disetiap kamar mandi atau hanya butuh satu yang sy tempatkan didekat dengan TANDOR AIR….mohon peneranganya PAK NUSANTARA.

    • Waalaikumsalam pak Saleh,

      Alhamdulillah kalau memang bermanfaat.

      sebelumnya, air sama sekali tidak mengalir di shower? Sebaiknya dicek instalasinya pak. Kalau tidak keluarnya karena buntu/mampet … pompa juga tidak akan menolong. Beda kalau mengalir tapi kecil.

      untuk kebutuhan booster rumahan, idealnya 1 booster untuk tiap shower, pak. Tetapi jika mau pakai 1 booster untuk semua juga bisa. Rumah saya juga begitu kok. Hanya saja perlu booster dengan daya yang besar (banyak pilihan merk dan daya di toko pompa. Monggo dipilih heheheh)

  133. Selamat pagi pak,
    Salam kenal, saya berencana ingin mendirikan sebuah menara air yang akan saya fungsikan untuk kebutuhan rumah tangga. Sebelum menera tersebut saya dirikan melalui coretan saya ini mohon petunjuk yang sekiranya nanti menara yang saya dirikan menjadi efektif dan hemat biaya. Sebagai bahan pertimbangan air tersebut rencananya akan digunakan untuk water heater gas, mesin cuci bukaansamping dan beberapa kran di dapur dan kamar mandi. saya sudah memiliki tandon dengan kapasitas 2500 liter. Agar aliran air dari tandon mampu menghasilkan tekanan diatas 0,25 kg/cm atau lebih sebagaimana disyaratkan pada buku panduan mesin pemanas air, kira-kira berapa ketinggian minimal menara yang mesti saya dirikan? serta mana lebih bagus menggunakan beton apa rangka baja? terima kasih sebelumnya

    • Selamat siang pak Juni, Salam kenal

      Terus terang saya tidak begitu paham dengan rumus fisika, jadi saya tidak bisa memberikan saran berapa tinggi minimal dari menara.

      Yang bisa saya share adalah, tinggi tandon dirumah saya kurang lebih 4m. Untuk keperluan shower, saya tambahkan booster. Dan menurut saya, peran booster bisa menghasilkan tekanan yang ideal untuk shower/water heater.

      Pertanyaan berikutnya, lebih bagus beton apa rangka baja … menurut saya sama saja (disesuaikan dengan kebutuhan dan lokasi) asalkan keduanya memiliki konstruksi yang bagus maka tidak ada yang perlu di kuatirkan. Hanya saja, jika menggunakan baja perlu perawatan yang lebih rutin misalnya dengan men-cat ulang untuk menghindari karat.

      Demikian informasi yang bisa saya sampiakan

  134. Assalamu alaikum pak pak Nusantara………I’m back again…..Pak Nusantara sy sudah pasang Boioster Pump Merk Waser Seri W-PBMH60 kok airnya masih loyo yah pak walaupun ada perkembangan di shower airnya udah keluar tapi sama lemotnya. Kalu bileh minta rekomendasi booster pump seri apa yah yang agak nendang. Wasssalam………………….!

    • Waalaikumsalam pak Saleh,

      Jarak antara booster ke shower berapa meter pak? Semakin jauh, semakin gak efektif. Idealnya sih, booster dipasang di dekat shower :)

      Saya di rumah juga pake wasser 169EA, jarak dari booster ke shower sekitar 6m.

    • saya juga baru pasang PB60EA pak, lumayan juga kalau dorongannya, masalah di tempat saya malah otomatis ndak jalan, karena masih berumur 1 hari pasang, mau panggil service centernya kenapa otomatis ndak jalan.

  135. akhirnya bisa juga, tidak jadi panggil service centernya,
    ternyata kendala ada di check valve yang semula saya taruh di out booster pump akhirnya saya pindah menjauh di jalur masuk pipa rumah.
    mas Nusantara kalau diperbolehkan saya sharing instalasi di rumah saya, hasil kerja sendiri utak atik dan suksessss, airnya lumayan deras.

    perlu diketahui terlebih dulu, bahwa di perumahan saya air hanya menyala di jam 6 pagi sampai 6 sore saja :( karena air swadaya dari perumahan sendiri bukan dari pdam kota

    setelah kemarin otomatis tidak menyala karena tekanan kurang tidak bisa nembus check valve (lumayan kuat juga per check valvenya), akhirnya bisa kembali, namun instalasi sebenarnya masih kurang bagus, seharusnya jarak booster pump dengan tandon minimal 1meter untuk meningkatkan tekanan, berhubung dulu waktu bikin salah ya, begitulah jadinya, namun dengan sedikit akal akhirnya bisa jadi (saya jelaskan di gambar), mungkin kalau ada rencana mau cor dak lantai 2 tandon akan saya naikkan lebih ke atas lagi ditambah ketinggiannya

    untuk instalasi booster pump sesuai kondisi rumah saya bisa dilihat di link berikut
    http://i57.tinypic.com/28ugprr.jpg

    untuk instalasi dari pdam yang saya bypass
    http://i60.tinypic.com/2epq45y.jpg
    oh ya, sekedar tambahan tadi kenapa saya bypass dan saya beri checkvalve karena tekanan air pdam kalau nyala kencang sekali, jadi air masuk langsung dari pdam pada waktu pdam aktif, booster pump tidak terpakai, tetapi jika pdam mati maka booster pump yang aktif mengambil air dari tandon

    kemudian yang ini adalah instalasi lengkap booster pump menyesuaikan kondisi tempat saya
    http://i57.tinypic.com/28ugprr.jpg

    demikian sharing saya pak Nusantara semoga berkenan dan bisa dijadikan referensi bagi yang lain.

    terimakasih.

  136. Setelah pasang pompa nya minggu lalu, hari ini baru beli shower nya. Saya beli shower nya merk wasser juga. Saya coba tanpa pompa dulu ternyata tidak semua lubang di shower keluar air nya karena tekanan nya kurang. Lalu saya pakai setting paling kecil di pompanya, air keluar di semua lubang shower tapi kurang tekanan.

    Saya coba setingan paling tinggi dan mulai ada tekanan di shower nya, lumayan sih tapi kok malah enak pake keran biasa yah tekanan nya cukup tinggi.

    Sehari sebelum nya sempet ke waterboom cikarang nemenin anak karena perpisahan TK disana, shower nya gilaaaa kuenceng banget maknyossss. Kyknya itu pasti pake pompa dorong yang multistage yah yang watt nya gede.

    • Beda pompa-nya pak :)
      itu kan sama dengan yang ada di gedung/hotel. Tekanan airnya selalu maknyusss

  137. Halo Pak Nusantara,
    Salam kenal dan Mohon saran dari bapak.
    Saya baru saja membuat sumur bor dan berencana membeli pompa air jenis jet pump untuk sumur tesebut. Kedalaman sumur 50meter dan dalam permukaan air 18mtr serta diameter casing sumur 4″. daya listrik di rumah kami 1500watt
    mohon petunjuk dari bapak, kira kira jenis jet pump type apa yang kira kira bisa untuk sumur tersebut ? rencana tower penampungan air kami ada di atas lantai 2 (12 mtr). atau
    di antara pompa berikut :
    Grundfos JD Basic 3
    Grundfos JD Basic 4
    Shimizu PC-502BIT
    Shimizu PC-375BIT
    Yang mana kira kira sebaiknya saya beli agar sesuai dengan situasi tempat kami ?
    Wasalam
    Suraga

    • Halo Pak Suraga,

      Bisa dipilih antara Grundfos JD Basic 4 atau Shimizu PC-502BIT, karena kedua pompa itu yang daya hisapnya mencapai lebih dari 50m. Untuk merk yang mana, silakan dipilih sendiri pak :) yang harus dipastikan salah satunya adalah layanan purna jual nya bagus atau tidak, seperti garansinya bagaimana dan lain-lain

  138. Baiklah Pak, Terimasih atas petujuk / saran dari bapak.
    Tentunya saran tersebut sangat membatu saya dalam memilih pompa agar pas dan sesuai dengan spesifikasi dan keberadaan tempat kami.

    Salam
    Suraga

  139. mat siang pak. saya terbantu dgn informasi yang ada diwebsite bpk. namun ada hal yang mau saya sampaikan. instalasi air saya menggunakan fiber setinggi 2 mtr. saya gunakan satu lubang output untuk distribusi dgn pipa 1″. renc sy membuat 2 cabang model T. satunya cabang lgsng ke kran cuci dan wastafel krn cukup deras (tdk lewt pump bosster). satunya cabang mau dipasng pump booster ukt ke kran shower. apa bisa. trims sblmx

  140. pak mau tny, saya dirumah pk pompa booster merk panasonic, sering bngt rusak otomatik nya,, sekarang malah rusak sama mesinnya, jd pengen ganti merk lain.. mau nanya rekomen merk apa yg awet ya??
    saya butuh pompa nya sbg pendorong air dr toren ke air2 dibawah (westafel, shower, mesin cuci front loading) tolong rekomen ya pak?? cape soalnya ganti2 merk mulu malah jd boros.. oya,panasonic dirumah sy yg rusak yg watt nya 125.. tertarik mau coba pompa sumur dangkal, tp itu hrs pk saklar ya untuk arus listriknya?? klo pompa yg dirumah pk otomatik jd bgtu kran nutup pompa otomatis mati tanpa hrs nyalain saklar dlu..

    • masalahnya klo hrs sambung ke saklar untuk on/off nya semua saklar dirumah udh kepake, dan klopun digabung dgn saklar lampu berarti saat qt mau pake pompanya hrs nyalain lampu yg terhubung di saklar yg sama dong?? berarti malah jd boros listrik, pompa & lampu yg ga terpakai jd nyala berbarengan.. tolong dibls ya pak,mungkin ada cara lain untuk sambungin on/off nya tanpa pake saklar

  141. pak,saya sudah mengerti maksud pemasangannya,, sepertinya saya akan mengikuti skema pemasangan bpk supaya ngirit listrik,, hehehehe
    tp msh ada hal yg mengganjal, pengalaman pakai booster merk panasonic otomatic nya sering bngt rusak, apakah WASSER Booster yg bpk pake sejauh ini sering bermasalah juga dgn otomatiknya??? dan apakah jika otomatiknya rusak dijual terpisah??? ada solusi ga pak supaya otomatiknya awet??

  142. Pak, saya mau tanya..urgen pak.

    Saya punya rencana untuk membuat tandon bawah tanah dengan daya tampung 25000liter untuk Asrama Santri (berhubung tidak ada space jika harus membuat tandon di atas disamping juga untuk pengiritan dana). Gedung Asrama ini terdiri dari 2 Lantai dengan masing lantai terdiri dari 12 kamar mandi (tinggi bangunan 4 meter x 2 lantai). Jumlah santri @kamar sebanyak 8 santri. Pertanyaannya: (1) apakah pompa booster mampu untuk mendorong air ke setiap kamar dengan stabil? jika mampu..apa type dan merk pompa boosternya + estimasi harganya (jika ada) ? Jika tidak mampu..mohon bantuan solusinya (2) Apakah fungsi water pressure tank dan pompa booster itu sama? Ditunggu jawabannya.

  143. Salam kenal pak… Saya menggunakan teknik ini untuk mendorong input air dingin ke solahart. Namun sok drat (luar) pvc 1″ yg keluar dari pompa utk menuju ke solahart lama kelamaan selalu kalah. Kalo tidak akhirnya sok draft pvc tersebut melengkung atau melembung sehingga akhirnya bocor lagi. Bocorannya kalo nggak dari sela2 antara sok drat dengan pipa output atau dari sela2 sock drat dengan pompa.

    Pompa yang saya gunakan adalah pompa sumur dangkal merk National King GP 125 atau Willow LG PW 165A.

    Mohon advice. Terima kasih.

  144. Pak Nusantara nanya dong..
    Saya baru bikin rumah dengan sistem toren dengan ketinggian kurang lebih 4meter untuk kran air 2kamar mandi, cuci piring, cuci baju dan cuci mobil.
    Yang jadi masalahnya, si tukang bikin jalur pipa torennya keliling ngiteri rumah terlebih dahulu, setelah saya protes dan kasih masukan baru dibikin jalur baru yang lebih dekat, tapi jalur yang lama tidak diputus, artinya ada jalur berbentuk loop/lingkaran. Apakah jalur seperti ini tidak masalah atau bisa mengurangi tekanan air ? Apakah sebaiknya jalur yang ngiteri rumah tadi saya putus saja sebaiknya ?

    Mohon pencerahannya…

  145. ass.. Pak saya punya rumah instalasi pipanya cuman satu arah (jalur) bisa tidak saya pake dua sumber (sumur & pam) secara bergantian dengan 1 pompa dan tanpa menambah pipa yang di dalam rumah karena sudah terpasang dibawah tegel. terima kasih

  146. Pak Nusantara yg baik,
    Saya mau menanyakan mengenai pompa booster wasser yg saya gunakan di rumah, kenapa ya pompa kok nyala terus padahal kran sudah dimatikan atau sudah tidak ada aliran air lagi ? terimakasih

  147. Pak, saya awam sekali.. mohon bantuannya air yg keluar dari toren rumah saya kecil sekali skema gambar persis nomer 1, bila saya ingin seperti gambar nomer 2, Apa saja yg saya harus siapkan? mohon dgn speknya pak.. toren yg saya gunakan sekitar 500ltr. terima kasih pak

    • Dear pak Ricky,

      Tanpa mengurangi rasa hormat saya :), di artikel saya sepertinya sudah sangat jelas apa saja yang dibutuhkan :)

  148. Interesting membaca postingan pak nusantara, pak nus mau tanya nih, beda pompa booster dgn pompa sumur dangkal dari segi 1. hemat listrik 2. harga pompa 3. tekanan yang dihasilkan seperti apa pak? saya masih bingung mau pakai pompa sumur dangkal atau pompa booster.

    apakah jika kita pakai pompa sumur dangkal, tanpa menggunakan otomatis (on off lewat saklar), air yang ada masih bisa mengalir?

  149. Pak Nusantara,
    Baru-baru ini saya memindahkan toren air dari bawah jadi menggunakan tower, dengan harapan tidak usah menggunakan pompa booster (karena berisik+boros listrik) dan mengandalkan daya gravitasi untuk pengaliran air.
    Namun setelah dipasang, air tidak mengalir dan hanya bisa mengalir ke keran terdekat dengan toren. Setelah baca-baca sepertinya penyebabnya adalah udara yang terjebak karena air sempat mengalir namun sekarang tidak mengalir kembali.
    Pertanyaan saya:
    1. Apakah penyebab bisa terjebak di dalam pipa?
    2. Bagaimana cara mengatasinya ya?

    Terima kasih sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>