Cara Tidur yang Benar dan Sehat

Kualitas tidur sangat berpengaruh terhadap kebugaran tubuh setelah bangun dari tidur. Meskipun tidur cuma 5 menit, tapi jika kualitasnya terpenuhi maka itu jauh lebih bagus daripada tidur 8 jam tetapi dengan kualitas yang jauh dari baik.

Nah … bagaimana caranya untuk meningkatkan kualitas tidur?
Berikut beberapa tips dan posisi tidur yang benar dan sehat dari Unyil dan Gendon:

tips tidur

tips tidur

tips tidur

tips tidur

tips tidur

tips tidur

tips tidur

tips tidur

Warna Cat pada Rumah adalah Fungsi, Ekspresi dan Estetika

Pada awalnya cat tembok rumah saya berwarna krem dengan pintu dan jendela berwarna coklat. Dengan luas bangunan yang hanya sekitar 55 meter persegi, kombinasi warna seperti itu membuat rumah saya yang imut semakin terlihat sempit.

Ini harus dirubah!

Warna favorit saya adalah merah. Bagi saya “Red is Beautiful”. Tapi kan nggak mungkin mengecat tembok rumah atau pintu saya dengan warna merah?

Pilihanpun dijatuhkan pada warna putih sebagai warna dominan. Untuk cat tembok, saya memilih snow white, sementara untuk kusen, daun pintu dan jendela, saya pilih cat white doff. Sebagai informasi tambahan saja, warna putih pada cat itu tersedia dalam banyak pilihan.

Jadi bisa disimpulkan bahwa hampir 90% bagian rumah saya itu berwarna putih.

Alasan saya memilih warna putih adalah ketika saya teringat pada pelajaran waktu SD, bahwa warna putih itu bersifat memantulkan cahaya.

Dan ketika warna putih tersebut diimplementasikan ke dalam sebuah ruangan, apalagi yang sempit, cahaya akan dipantulkan secara sempurna ke segala sisi sehingga ruangan akan tampak lebih luas dibandingkan jika menggunakan warna lain yang lebih gelap. Karena warna yang lebih gelap itu bersifat menyerap cahaya.

Lalu dimana warna merahnya?
Untuk mengakomodir keinginan saya pribadi, “terpaksa” harus ada “pengorbanan”. Perombakan pun terjadi di ruang tamu dan dapur.

Ruang tamu yang semula biasa-biasa saja seperti pada umumnya, saya rubah sedikit dengan menambahkan 5 pilar sebagai ornamen atau hiasan. Pilar inilah yang kemudian saya jadikan sebagai ajang untuk mengekspresikan kecintaan saya pada warna merah.

Untuk mengimbangi pilar tersebut, perubahan pun dilakukan terhadap plafon di ruang tamu. Plafon bertingkat saya pilih sebagai pengimbang sekaligus untuk menyembunyikan lampu-lampu yang ada sehingga ruangan tetap terang namun tidak silau.

Warna merah berikutnya terletak pada dinding dapur, namun hanya pada salah satu sisinya saja. Sebagai tambahan, untuk mendapatkan warna merah yang cerah, diperlukan cat dengan kategori cat khusus (banyak tersedia di toko bangunan).

Nah … sekarang ruangan di dalam rumah saya terlihat lebih luas dibanding sebelumnya sewaktu masih di donimasi warna krem dan coklat. Tidak percaya? Silakan bereksperimen sendiri dengan bermain warna :)

***

Intermezzo:
Ada cara lain untuk membuat ruangan tampak lebih luas daripada ukuran sebenarnya, yaitu dengan memasang cermin di setiap sisi tembok. Itu pula yang jamak dilakukan di beberapa rumah makan Padang. Tapi kan rumah saya bukan warung nasi Padang? :D

***

Selain itu, perabotan/furniture pun saya memilih yang bergaya minimalis dan compact. Ini saya lakukan supaya masih ada space atau ruang kosong yang cukup untuk beraktifitas. Biasanya orang suka lupa, mentang-mentang suka pada suatu perabotan dan punya duit, perabotan yang segede gaban pun tetap dibeli.

Nah … Kesimpulannya adalah, cermatlah dalam menghias rumah Anda, khususnya yang mempunyai masalah yang sama dengan saya yaitu keterbatasan luas lahan dan ruangan. Pemilihan serta penempatan perabotan dan warna cat tembok jadi kunci utama.

Kesukaan kita terhadap sesuatu, tidak harus selalu diimplementasikan secara membabi buta. Seperti saya misalnya yang suka warna merah, apakah saya harus mengecat rumah saya dengan dominan warna merah? Tidak mungkinlah itu. Bagaimana pula jika saya suka warna hitam?

Warna kesukaan bisa diimplementasikan pada bagian-bagian tertentu tanpa harus merusak estetika dan fungsi dari setiap ruangan didalam dan diluar rumah.

Semoga bermanfaat :)

My Lovely Cats: Unyil & Gendon

Yup …. Unyil & Gendon are my lovely cats. Sudah 2 tahun ini turut menjaga rumah dan menemani saya dengan setia, meskipun kadang-kadang bandelnya gak ketulungan :) Yaahh … maklumlah, namanya juga anak-anak :D

***
Flash Back

Unyil, blasteran dari bapak Persia dan emak Sunda, pertama kali datang ke rumah diantar emaknya dengan kondisi yang kurus kering dan suara parau. Dan dengan seenak jidatnya, itu si emak dengan enteng meninggalkannya seekor diri. Seekor diri? Iyalah .. Kan kucing, bukan orang :p. Dasar saya pecinta kucing, mana tega melihat keadaan seperti itu. Perlahan, Unyil kecil menjelma jadi seekor kucing yang lucu, gemuk dan dengan bulu tebal nan panjang.

Semenjak itu, resmilah dia jadi penghuni tetap di rumah saya.

Dan Gendon …. Kucing kampung liar yang awalnya hanyalah teman main si Unyil. Namun beberapa minggu kemudian, ada perubahan sikap dari si Unyil. Dia tidak pernah mau tidur di dalam rumah. Setiap kali di bawa masuk, selalu minta keluar. Dan itu terjadi selama beberapa hari.

Ada apa gerangan dengan si Unyil? Hmmm … Insting saya sebagai pecinta kucing pun bekerja. Hingga akhirnya saya bicara pada Unyil.

“Unyil mau ajak temennya tinggal disini?”
Unyil pun hanya menatap tajam ke arah saya, mungkin dia mau mengiyakan pertanyaan saya.

“OK, temannya boleh diajak tinggal disini. Tapi gak boleh nakal”

Percaya atau tidak … Si Unyil pun bergegas keluar dan beberapa saat kemudian datang lagi dengan temannya yang kemudian saya beri nama Gendon.

Ahh … Memang kejadian itu tidak bisa di logika. Tapi itulah yang terjadi.

***
Perbedaan Unyil dan Gendon:

  1. Unyil blasteran Persia-Sunda, Gendon asli Sunda
  2. Unyil berbulu lebat dan panjang, Gendon bulunya pendek
  3. Unyil senang kalo di mandiin, Gendon suka alesan *pake acara berontak*
  4. Unyil takut hujan, Gendon suka main hujan-hujanan. Aneh kan? Setiap hujan turun, Gendon pasti langsung keluar dan pulang dengan basah kuyup.

Persamaan Unyil dan Gendon:

  1. Sama-sama kucing
  2. Sama-sama manja
  3. Kalau tidur suka memamerkan perutnya
  4. Sama-sama tidak mudah percaya sama orang asing. Setiap ada orang asing bagi mereka, mata mereka berdua tidak pernah lepas dari gerak-gerik orang tersebut.

Bahkan pernah ada kejadian, suatu hari ada seorang tukang yang memang saya minta tolong untuk membenahi rumah saya. Tapi karena dia masuk lewat pintu belakang, spontan Unyil sama Gendon menyerang si tukang itu dengan menggigit kakinya. Walaahhh … Mungkin mereka berdua menganggap orang itu maling, karena masuk rumah bukan dari pintu depan.

Hmmm … Terlalu banyak kelucuan-kelucuan mereka berdua yang bisa diceritakan, meski kadang saya juga dibuat jengkel dengan kenakalan mereka.

Tapi seperti apapun tingkah laku mereka, mereka berdua telah menemani saya selama ini dan itu artinya mereka adalah termasuk anggota keluarga di rumah saya.

Hhmmmm … Unyil dan Gendon. Be good kiddos yaaaa :)