Pro Kontra Konser Lady Gaga

Lady Gaga - image courtesy http://www.chronicle.su/

Siapa sih yang tak pernah dengar nama Lady Gaga? Mungkin, jikapun ada, hanya segelintir orang saja yang belum dengar tentang si “Mother Monster” tersebut.

Peraih gelar 5 Grammy Award tersebut selalu tampil eksentrik, baik di atas panggung maupun diluar panggung. Gaya Gothic, Satanic dan Monster menjadi ciri khas dari pelantun lagu “Born This Way” tersebut.

Lady Gaga pun semakin populer tatkala rencana mega konser-nya di Jakarta menuai pro dan kontra dari masyarakat. Ada yang setuju dan mendukung bahkan hingga rela mengantri lama untuk membeli tiket konser yang tidak bisa dibilang murah, ada pula yang menolak dengan berbagai alasan.

Saking peliknya urusan pro dan kontra yang terjadi, bahkan sampai H-7 atau seminggu sebelum rencana konser tersebut diadakan, Polri belum juga memutuskan status perijinan yang diajukan oleh pihak penyelenggara.

Semoga saja, keputusan segera diambil oleh yang berwenang secara fair dengan mempertimbangkan segala aspek dan bukan karena desakan/tekanan/upaya “damai” dari pihak tertentu.

***
Kembali ke masalah pro dan kontra, sepertinya cukup unik untuk dicermati.

Puluhan ribu fans Lady Gaga, rela mengantri dalam waktu yang cukup lama dan bahkan rela merogoh koceknya cukup dalam untuk menebus harga tiket. Tak sedikit pula para pengantri tiket yang berdandan ala Lady Gaga. Hmmm … Sebuah loyalitas yang patut diacungi jempol. Demi seseorang yang dikagumi, rela melakukan apa saja. Hebat!!!!

Namun disisi lain, golongan yang menolak pun tak mau berdiam diri. Spanduk penolakan pun di bentangkan. Demo!

Dari beberapa alasan penolakan yang dikemukakan, ada beberapa yang sedikit mengusik benak saya hingga muncul pertanyaan.

  1. Lady Gaga itu porno dan erotis
    Hmmm … Mungkin dia porno, mungkin juga dia erotis. Tetapi pertanyaannya adalah …. Bagaimana dengan artis-artis kita? Apakah semuanya sopan? Seingat saya sih, banyak artis yang hanya menonjolkan bagian dada dan paha serta goyangan erotis saja. Kualitas suara nomor sekian yang penting goyanganya, bung!
    -lady gaga-
  2. Lady Gaga itu pemuja setan
    Kalaupun dia pemuja setan, ya wajar dong dia konser di negeri ini. Kan disini banyak setannya, setan korupsi, setan konspirasi, setan ini, setan itu. Cocok kan? Terus apa yang perlu dipermasalahkan?
    -lady gaga-
  3. Lady Gaga itu merusak moral
    Emangnya negeri ini masih suci ya? Masih bermoral gitu? Terus … Gimana caranya merusak moral yang sudah rusak?

Well .. Akhir coretan, saya menghargai apapun pendapat orang. Yang setuju silakan, yang tidak juga tidak apa-apa. Cuman alangkah sebaiknya bagi yang setuju maupun tidak untuk memberikan alasan yang logis dan masuk akal atas apa yang menjadi pilihan mereka.

Salam musik Indonesia!

Jakarta oh Jakarta

Kemacetan di Jakarta - sumber foto: www.antarafoto.com

Macet! Ya, macet memang salah satu masalah utama di ibukota ini. Bahkan tak jarang, untuk menempuh jarak yang hanya 2 atau 3 Kilometer saja, memakan waktu hingga puluhan menit. Seperti yang terakhir kali saya alami pada hari Rabu malam yang lalu, perlu waktu lebih dari 30 menit untuk berpindah tempat dari perempatan BI ke bundaran HI. Dahsyat kan?

Sebagai sebuah kota yang menyandang predikat ibukota negara dan juga metropolitan, kemacetan lalu lintas memang tidak bisa dihindari. Macet, kepadatan penduduk dan biaya hidup tinggi adalah 3 ciri utama dari kota metropolitan di negara manapun. Tetapi bukan berarti kemacetan lalu lintas tidak bisa di minimalisir. Setuju?

Berdasarkan data Direktur Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya yang dilansir oleh Republika.co.id, jumlah total kendaraan di wilayah Jadetabeka (Jakarta Depok Tangerang Bekasi dan Karawang) mencapai 13.347.802 unit yang beroperasi pada 2011.

Jumlah kendaraan tersebut, terdiri atas mobil penumpang sebanyak 2.541.351 unit (19 persen), mobil muatan beban mencapai 581.290 unit (4,4 persen), bus sekitar 363.710 unit (2,7 persen) dan sepeda motor berjumlah 9.861.451 unit (73,9 persen).

Dan diperkirakan, pertumbuhan jumlah kendaraan meningkat sekitar 10-12 persen atau bertambah 1,3 juta unit kendaraan jenis mobil dan sepeda motor di wilayah DKI Jakarta selama 2012.

Bisa dibayangkan, betapa semakin sesaknya arus lalu lintas di Jakarta pada hari-hari mendatang.

Namun, tentu saja kemacetan yang terjadi di Jakarta tidak serta merta hanya disebabkan oleh pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor saja. Ada beberapa faktor yang saling terkait sehingga menimbulkan efek sebab akibat.

  1. Pertumbuhan ekonomi yang belum merata, membuat arus urbanisasi tak terbendung. Dan itu berakibat pada peningkatan jumlah penduduk Jakarta meningkat tajam dari tahun ke tahun. Pertumbuhan jumlah penduduk tentunya berbanding lurus dengan kebutuhan transportasi/kendaraan.
  2. Pertumbuhan kapasitas ruas jalan yang tidak sebanding dengan jumlah pertumbuhan kendaraan bermotor.
  3. Peningkatan jumlah kendaraan bermotor yang sangat tajam. Hal ini dipicu oleh tidak adanya pembatasan atau aturan yang cukup ketat.
  4. Kurang bagusnya (jika tidak boleh disebut buruk) sistem transportasi yang ada, yang hampir tidak ada jaminan tentang kenyamanan, keselamatan dan keamanan bagi para penumpang menyebabkan mayoritas orang memilih untuk menggunakan kendaraan pribadi.Belum lagi faktor tidak adanya jaminan jadwal kedatangan dan keberangkatan serta jumlah angkutan umum yang masih sangat minim.
  5. Gengsi yang tinggi dari masyarakat yang lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi. Poin ini mungkin hanya berkontribusi beberapa persen saja, tapi tetap sebagai salah satu faktor timbulnya kemacetan.

Mungkin masih banyak lagi faktor lainnya yang saling mengikat satu sama lain yang menyebabkan kemacetan di Jakarta, dan itulah yang harus jadi perhatian serius serta perlu penanganan yang sesegera mungkin dari pemerintah.

Jika tidak segera dilakukan tindakan yang nyata, bisa dibayangkan tingkat kemacetan yang akan terjadi pada 1, 2 atau 3 tahun ke depan. Sekarang saja sudah macet parah, apalagi nanti?

Kemacetan bukan hanya bicara semakin lamanya waktu tempuh dari titik A ke titik B, tetapi juga tentang penurunan tingkat produktifitas dari semua lapisan yang ada di Ibukota. Semakin macet, semakin lama kita berada di jalan dan semakin sedikit waktu yang tersisan untuk berkarya. Setuju?

Pemerintah memang pihak yang harus bertindak, tetapi kita juga harus mendukung kebijakan yang akan diambil selama itu memang untuk menuju ke arah perbaikan.

Jakarta oh Jakarta ..

Membangun Ulang Database Microsoft Outlook untuk Mac 2011

Jika Anda pengguna Microsoft Outlook untuk Mac memiliki salah satu dari masalah berikut, database mungkin rusak. Anda harus membangun kembali database identitas  (Rebuild Database Identity) Anda dengan menggunakan Microsoft Database Utility. Beberapa masalah tersebut diantaranya adalah:

  • Outlook tidak membuka, berhenti merespons, atau berhenti tiba-tiba.
  • Outlook item tidak terbuka, atau item yang terbuka bukan item yang Anda pilih.
  • Baris kosong muncul dalam daftar pesan di Outlook atau Outlook kontak.
  • Daftar kontak Outlook tidak ditampilkan dengan benar.
  • Anda tidak dapat menemukan informasi yang Anda tambahkan ke Outlook, seperti acara kalender atau kontak.
  • Ketika Anda melakukan pencarian di Outlook, hasil pencarian tidak sesuai dengan kriteria yang Anda tetapkan.

Bagaimana untuk membangun kembali database identitas Anda?

Langkah 1: Tutup semua aplikasi
Sebelumnya Anda harus menutup semua aplikasi. Jika Anda tidak dapat berhenti aplikasi atau tidak tahu bagaimana, tahan Command dan tombol Option, kemudian tekan Esc pada keyboard Anda, atau klik lambang Apple di pojok kiri atas. Pilih aplikasi, kemudian pilih Force Quit.

* Catatan: Anda tidak dapat menutup aplikasi Finder.

Langkah 2: Tentukan jumlah ruang yang tersedia pada hard disk
Sebelum Anda melakukan pemeliharaan database, pastikan bahwa Anda memiliki setidaknya tiga kali lebih banyak ruang disk drive tersedia sebagai ukuran saat identitas Outlook Anda. Misalnya, jika identitas adalah 1 gigabyte (GB), harus ada minimal 3 GB ruang bebas yang tersedia pada hard disk (tidak termasuk ruang yang diperlukan untuk memori virtual).

Untuk menentukan ukuran dari identitas Anda, ikuti langkah berikut:

  1. Buka Finder, klik Go, kemudian klik Home. Buka folder Documents.
  2. Buka folder Microsoft User Data
  3. Buka folder Office 2011 Identities=
  4. Klik folder Identity
  5. Pada menu File, klik Get Info, lalu klik Get Information. Perhatikan ukuran database.

Bila Anda membuat identitas Outlook, ruang hard disk dialokasikan untuk data bahwa identitas menerima saat Anda bekerja. Ketika Anda menambahkan dan menghapus pesan, janji, tugas, dan catatan, database dapat mengembangkan ruang terbuang.

Langkah 3: Lakukan Backup Identitas yang ada (Current Identity)

Untuk membuat backup identitas Anda, ikuti langkah berikut:

  1. Pada Finder, klik Go, kemudian klik Home. Buka folder Document.
  2. Buka folder Microsoft User Data.
  3. Control-click atau klik kanan folder Office 2011 Identity, kemudian pilih Duplicate.
  4. Tutup semua aplikasi.

Anda telah membuat backup dari identitas Anda (identities) dan siap untuk lanjut ke langkah berikutnya.

Langkah 4: Membangun Ulang Database

  1. Tutup semua aplikasi.
  2. Tahan tombol Option pada keyboard, dan kemudian jalankan Outlook 2011.
  3. Pada Database Utility Window, pilih database yang ingin Anda perbaiki dan kemudian klik Rebuild.
  4. Ketika operasi selesai, Anda akan menerima pesan “Your database was rebuilt successfully”
  5. Klik Done
Jalankan Microsoft Outlook for Mac 2011 Anda, dan seharusnya masalah sudah teratasi.
Semoga bermanfaat ( end: follow me @darudoank )
.
.
.
.