Ayo, Indonesia Bisa!

Ajang SEA GAMES sebentar lagi bergulir. Banyak macam dan cara dalam mendukung tim MERAH PUTIH untuk bisa berjaya di pesta olahraga terbesar di Asia tersebut. Dari “sekedar” update status di twitter, facebook, dan media-media social lainnya hingga bisa dipastikan pada waktunya nanti ribuan bahkan jutaan orang Indonesia akan secara sukarela memadati venue-venue pertandingan dengan satu tekad, KIBARKAN MERAH PUTIH!

Selain itu ada juga bentuk dukungan yang unik dari salah satu operator telekomunikasi besar di Indonesia. Dengan website-nya di www.DUKUNGINDONESIA.com, mereka mencoba mem-visualisasikan “kicauan” semangat dari para pengguna twitter di Indonesia dalam bentuk OBOR VIRTUAL. Setiap twit dengan hashtag #DukungIndonesia akan ikut memperbesar nyala api OBOR SEAGAMES VIRTUAL tersebut.

Selain itu, ada juga stadion virtual yang baru akan dibuka pada tanggal 11 November 2011 nanti dimana bertepatan dengan opening ceremony SEA GAMES XVII di Stadion Jaka Baring Palembang. So, sepertinya sangat menarik untuk ditunggu.

 

www.dukungIndonesia.com, salah satu bentuk dukungan yang unik karena terjadi di dunia maya dan divisualisasikan dalam bentuk OBOR dan STADION. Dan ini tentunya jauh lebih menarik dari sekedar membaca text dari timeline twitter.

So … Ayo kita dukung tim MERAH PUTIH di SEA GAMES XXVI dalam bentuk apapun. Ayo, Indonesia Bisa!

 

Biarkan GARUDA itu tetap di dada

Pemakaian lambang GARUDA di kostum timnas, berbuntut adanya tuntutan hukum yang dilakukan oleh salah seorang advokat negeri ini. Beliau berdalih bahwa pemakaian lambang Garuda di dada kostum timnas sepakbola negeri ini telah melanggar UU.

Saya tidak paham betul tentang isi UU tersebut, tapi saya yakin dan percaya bahwa bang David Tobing mempunyai tujuan yang mulia, yaitu untuk menegakkan UU negeri ini. Namun, apakah di negeri ini tidak ada kasus lain yang lebih penting untuk dibela dari “sekedar” soal lambang GARUDA? Tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada bang David, mungkin energi Anda bisa lebih dimaksimalkan untuk kasus lain yang lebih berpengaruh buat negeri ini. Kasus Gayus misalnya :)

Mungkin seandainya lambang GARUDA itu ditempatkan di tempat yang tidak layak, (maaf) celana dalam misalnya, pastinya saya akan sangat setuju dengan bang David. Tetapi ketika GARUDA itu ada di dada …. hhmmmm, saya justru melihat adanya suatu kebanggaan pada si pemakainya, dan mungkin jsutru GARUDA itu juga bisa meningkatkan semangat dan patritotisme ketika mereka membela kehormatan negeri ini.

Jujur, saya sangat miris ketika melihat seorang pemain timnas kita mencium GARUDA di DADA sesaat setelah mencetak gol. Suasana hati saya pun terbawa kepada sebuah kebanggaan!. Itu saya .. yang hanya bisa menonton sepak terjang mereka dari bangku penonton. Apalagi mereka yang berjibaku di lapangan ???

Bahkan, saya berangan-angan suatu saat saya ikut berperan membela kehormatan dan kebanggan negeri ini … dan mencium GARUDA yang ada di kostum saya. Entah kapan, dimana dan bagaimana hal itu akan terwujud.

GARUDA bukan sekedar lambang yang harus ada di dinding kantor, sekolahan dan bangunan lain yang hanya bisa berdiri diam dan kaku. GARUDA harus ikut melanglang buana kemanapun anak negeri ini berjuang untuk negaranya.

Jadi … Biarkan GARUDA itu tetap di DADA.