Baterai iPhone Anda Panas ?


Kejadian ini saya alami beberapa waktu yang lalu. iPhone 4 saya tiba-tiba panas, padahal tidak dalam kondisi di charge ataupun digunakan. Kaget dan bingung juga sih awalnya … tapi tidak sampai dalam tahap panik :) Masih ada mbah google sebagai sumber pencarian referensi atau tanya teman.

Setelah mengumpulkan beberapa informasi, panas yang dihasilkan Iphone ketika dalam posisi standby adalah akibat dari aplikasi yang berusaha mengirim data yang ukurannya besar atau mengalami kegagalan dalam proses mengirimkan data. Hal itu juga dapat menyebabkan baterai cepat habis terkuras. Permainan juga dapat menyebabkan baterai cepat habis, tetapi jelas kalo iPhone dalam posisi standby, hal tersebut bukanlah isu yang sesungguhnya. Langkah-langkah untuk memperbaikinya adalah dengan cara mengidentifikasi aplikasi yang menyebabkan hal itu terjadi. Walaupun kadang-kadang bukan karena aplikasi yang menyebabkan hal itu terjadi. Tetapi bila memang aplikasi adalah penyebabnya, untuk memperbaikinya, kita akan menonaktifkan aplikasi tersebut, melakukan reboot dan mencoba mengaktifkan kembali aplikasi tersebut. Kualitas dan kekuatan sinyal dari operator juga bisa menjadi salah satu penyebab, karena sinyal yang buruk menyebabkan iphone terus bekerja mencari sinyal.

Tips Mengatasi Iphone Cepat Panas

  1. Masuk ke menu Setting -> General -> Reset -> Reset Network Setting, kemudian lakukan reboot. Setting dan password Wi-Fi Anda akan hilang, jadi, sebelum melakukan hal ini, sebaiknya Anda mencatat setting atau passwordnya.
  2. Masuk ke menu Setting -> General -> Reset ->Reset All Settings
  3. Coba non-aktifkan beberapa aplikasi berikut ini di Setting -> General -> Restrictions: Multiplayer Games, Ping, App Store, dan iTunes Store. Kemudian lakukan reboot. Jika langkah ini menyelesaikan masalah, aktifkan kembali satu-persatu aplikasi diatas dan perhatikan apakah masalahnya kembali terjadi.
  4. Periksa aplikasi lain dari pihak ke 3, yang bukan dari Apple, seperti Facebook, Yahoo, atau aplikasi lain yang menggunakan Notifications (seperti: aplikasi berita) dan semua aplikasi streaming yang lain. Beberapa diantaranya tidak akan mati kecuali Anda matikan, logout / logoff atau uninstall.
  5. Beberapa orang melaporkan bahwa Facetime dan aplikasi Find my iPhone menyebabkan baterai iPhone cepat habis. Silahkan dicek
  6. Kuras baterai hingga habis dan iPhone Anda mati dengan sendirinya, kemudian charge lagi sampai penuh dengan charger aslinya. Ulangi beberapa kali jika gejala panas masih ada. Dalam kasus saya, pengurasan dilakukan sebanyak 3 kali :D

Semoga bermanfaat :) Anyway, jika baterai masih panas juga setelah beberapa kali tindakan dan Anda sudah menyerah, silakan dibawa ke tukang service untuk ganti baterai dengan yang baru dan orisinil.

10 Aplikasi Kamera dan Edit Foto Terbaik untuk iPhone

Menangkap momen melalui sebuah smartphone kini menjadi seni sekaligus hobi tersendiri. Keberadaan aplikasi olah foto untuk smartphone, menambah geliat fotografi dengansmartphone.
iPhone dari Apple yang menggunakan sistem operasi iOS, memiliki banyak aplikasi kamera danediting foto yang dapat mengubah sebuah foto menjadi lebih artistik. Setidaknya, ada 10 aplikasi kamera dan editing foto terbaik untuk iPhone.Apa saja nama aplikasi tersebut? Berikut ulasannya.
1. Instagram1-instagramAplikasi olah foto yang paling tersohor saat ini adalah Instagram. Aplikasi ini memungkinkan Anda untuk memberi filter-filter bergaya vintage, dan dapat pula menghasilkan efek depth of field pada foto.

Instagram juga menyediakan layanan jejaring sosial di mana pengguna bisa pamer foto dengan pengguna Instagram lainnya. Foto-foto Instagram juga bisa dibagikan ke situs jejaring sosial populer macam Facebook dan Twitter.

2. Camera+

2-camera

Camera+ merupakan salah satu aplikasi yang mengagumkan. Performanya cukup cepat, dan menyediakan banyak fitur canggih, termasuk digital zoom sebanyak 6 kali.

3. Snapseed

3-snapseed

Kebolehan Snapseed sampai membuat pendiri Twitter Jack Dorsey jatuh cinta, karena ini adalah salah satu aplikasi edit foto favoritnya.

Cara menggunakan Snapseed sederhana, namun menyediakan fitur-fitur yang luar biasa karena Anda dapat melakukan seleksi bagian foto tertentu, memutar, meluruskan, membuat fokus dan lainnya.

4. Adobe Photoshop Express

4-adobe-photoshop-express

Adobe membawa solusi edit foto ke perangkat mobile yang diberi nama Adobe Photoshop Express. Pengguna dapat memanipulasi warna, menambah efek dan filter, crop, memutar, meluruskan dan membalik foto.

Photoshop Express menyediakan tools gratis, namun juga ada tools yang berbayar.

5. Hipstamatic

5-hipstamatic

Aplikasi ini siap membuat foto digital terlihat seperti foto analog. Fitur yang disediakan berupa lensa dan efek. Foto-foto hasil olahan Hipstamatic bisa dibagikan ke situs jejaring sosial Facebook, Twitter, Flickr, Instagram dan Tumblr.

6. Photosynth

6-photosynth

Anda menginginkan gambar panorama? Photosynth adalah jawabannya. Pengguna cukup mengambil gambar dengan menggerakan kamera secara berputar. Setiap frame akan terisi oleh foto tunggal. Setelah melakukan roll kamera 360 derajat, maka aplikasi ini secara otomatis menjahit foto-foto tersebut dan menghasilkan panorama 360 derajat.

Arah foto panorama yang dihasilkan Photosynth bisa vertikal maupun horizontal. Pengguna dapat membagikan foto panorama di situs Photosynth, lalu situs jejaring sosial macam Facebook dan Twitter, serta layanan pemetaan Bing Maps dari Microsoft.

7. Aviary

7-aviary

Aviary merupakan aplikasi edit foto yang memiliki banyak fitur untuk meningkatkan nilai artistik foto Anda.

Hanya dengan sentuhan jari, Anda dapat memberi efek-efek cantik, stiker, keseimbangan warna, memotong, memutar, menyesuaikan kecerahan, kontras, saturasi dan menambahkan teks

Ada pula tools kosmetik untuk menghilangkan titik merah di mata, menghilangkan noda dan memutihkan gigi.

8. Diptic

8-diptic

Diptic memungkinkan Anda menggabung-gabungkan beberapa foto menjadi sebuah foto tunggal, dengan cara cepat dan praktis. Tak hanya itu, aplikasi ini juga menyediakan filter-filter ciamik.

9. Slow Shutter Cam

9-slow-shutter-cam

Slow Shutter Cam membuat iPhone Anda dapat melakukan aksi yang hanya tersedia di kamera DSLR. Fitur yang ditawarkan meliputi: Innovative ‘Freeze’ control, Selectable shutter speeds, Exposure compensation, dan Tap to adjust exposure (tap untuk menyesuaikan eksposur).

10. Color Splash

10-color-splash

Memberi warna pada bagian foto tertentu, inilah tugas utama Color Splash. Aplikasi ini memungkinkan pengguna menyeleksi bagian tertentu yang ingin diberikan warna.

Ada 4 fitur proses brush (kuas) yang berbeda, yakni keras, lembut, buram, dan transparan. Foto hasil olahan Color Splash bisa dipublikasi ke Facebook, Twitter, dan Flickr.

Aplikasi bisa di download di App Store
Sumber: kompas.com 

iOS History – Sejarah Perkembangan iOS, Operating System Besutan Apple

iOS adalah operating system mobile yang di-release oleh Apple yang pada awalnya hanya dikembangkan untuk iPhone. Sebelum bulan Juni 2010, iOS dikenal sebagai OS iPhone. Dan sejak itulah, iOS diperluas untuk mendukung perangkat Apple lainnya seperti iPod Touch, iPad dan Apple TV.

Supaya lebih mengenal tentang Operating System besutan perusahaan Apple tersebut, berikut sekilas perjalanan sejarah perkembangan iOS atau biasa disebut dengan iOS History:

 


Versi 1

iOS History dimulai ketika Steve Jobs meluncurkan iPhone di tahun 2007, ia mengklaim bahwa perangkatnya menggunakan versi dari OS X. Pada awalnya ponsel tidak terbuka untuk pengembang pihak ketiga (3rd party developer) sampai sembilan bulan setelah peluncuran, ketika Apple merilis iPhone SDK.

iPhone 2G menjalankan apa yang sekarang dikenal sebagai iOS versi 1.0, dengan pra-instal aplikasi (aplikasi bawaan/standar) dari Apple serta iTunes versi 1.1

Versi 2
Pada versi ini terjadi perubahan besar di iOS history yang diperkenalkan pada iOS 2.0, yaitu dukungan untuk aplikasi pihak ketiga, yang juga menandai titik balik untuk iPhone sebagai perangkat pasar massal. Meskipun SDK diumumkan pada bulan September tahun 2007, dan dirilis ke developer pada Maret 2008, namun orang-orang benar-benar dapat merasakan kenikmatan App Store ketika iPhone 3G diluncurkan pada Juli 2008.

App Store adalah penambahan terbesar pada saat itu.

Versi 3
Bersamaan dengan peluncuran iPhone 3GS, iOS 3.0 membawa beberapa fitur yang sangat dibutuhkan, seperti dukungan MMS, kemampuan untuk network tethering, kemampuan copy dan paste, kemampuan untuk menggunakan keyboard dalam modus landscape, IMAP, Memo Suara, aplikasi kompas, shake to shuffle, dan push notification.

Versi 4
Tahun 2010, iOS update tidak hanya memperkenalkan istilah iOS, tapi juga mengatasi kurangnya dukungan multitasking. iOS4 mendukung multitasking terbatas, menangguhkan tindakan yang tidak perlu di background untuk menghemat baterai, tetapi memungkinkan pengguna untuk melakukan hal lainnya.

Peningkatan besar pada iOS 4 adalah kemampuan untuk beralih data selular on dan off, jumlah karakter untuk pesan SMS dan pencarian SMS, penambahan dukungan zoom saat mengambil foto, HDR foto, kemampuan untuk melakukan syncronize, face and place dari iPhoto, mengubah ukuran foto ketika mengirim, berkreasi dengan playlist sementara di jalankan, dan dukungan untuk passcode, semua membuat perbaikan besar operating system pada versi sebelumnya.

Versi 5
iOS versi terbaru ini memiliki iMessage dan fitur baru untuk kamera dalam IOS 5, yaitu selain ada tombol hardware untuk mengambil foto pada iPhone, iPad, atau iPod Touch, dapat juga menggunakan tombol ‘up’ volume untuk mengambil foto (termasuk menggunakan tombol volume pada handsfree). Terdapat pula sistem notifikasi baru, pesan baru, atau pemberitahuan lain, muncul di bagian atas layar device Anda.

Informasi lebih lengkap tentang iOS dapat diakses di http://www.apple.com/iOS