Majunya Jokowi Sebagai Calon Presiden, Menurut Saya …

“Kenapa sih Pak dhe Jokowi akhirnya memutuskan untuk maju sebagai Calon Presiden RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan?”. Pertanyaan itu sempat terlintas di pikiran saya begitu kabar itu tersebar di media massa. Padahal, saya pribadi banyak berharap bahwa Pak dhe Jokowi segera membenahi banyak hal di Jakarta terutama kemacetan dan banjir.

Belum genap 2 tahun Pak dhe Jokowi menjadi orang nomor 1 di Jakarta, sudah berniat mundur dari jabatan dan amanahnya demi mengejar kursi yang lebih tinggi di pemerintahan. “Apa bedanya dengan politisi yang lain? Janji tinggal janji!!!”.

Tetapi untungnya itu adalah emosi sesaat. Segera logika saya bekerja dan melihatnya dari sisi yang lain.

Pak Jokowi menurut saya adalah satu dari sangat sedikit pejabat yang peduli dengan rakyatnya. Berbagai terobosan, gebrakan dan program dia susun dan jalankan demi kebaikan rakyat. Terlepas apakah hal itu sudah 100% optimal atau sukses, tapi setidaknya sudah ada arah menuju kesana. Tetapi juga harus disadari, bahwa kekuasaan seorang gubernur masih sangat terbatas. Mungkin program yang sudah tersusun dan terencana dengan rapi, gagal dijalankan karena adanya benturan kepentingan dengan pemerintah pusat.

Membenahi Jakarta sebagai ibu kota negara, tidak bisa hanya mengandalkan seorang Gubernur. Pemerintah pusat juga dituntut perannya yang lebih nyata dan bersahabat dengan kepentingan rakyat banyak. Satu contoh saja, di saat pemerintah propinsi DKI Jakarta sedang berupaya mengurangi pemakaian mobil pribadi untuk mengurangi kemacetan, tiba-tiba pemerintah pusat menggulirkan kebijakan mobil murah.

Saya yakin, masih ada yang lain selain pak Jokowi yang memang benar-benar bekerja untuk rakyat. Tapi untuk saat ini, menurut saya yang paling terlihat adalah ya Pak Jokowi. Pejabat lain yang memang layak untuk disebut pejabat, hanya menunggu waktu dan giliran untuk berperan lebih jauh bagi rakyat.