20 Marketing Statistics That Will Drive 2014 [INFOGRAPHIC]

Original Source: http://www.mediabistro.com/alltwitter/marketing-statistics-2014_b51219

Web-based digital asset management company WebDAM created an infographic to look ahead to 2014 marketing trends.

According to the company’s research, social media budgets are expected to double over the next 5 years – that’s a whole lot of Twitter Promoted Trends – and 65% of people are visual learners, hence the industry-wide shift towards visual content.

Below, check out 20 marketing stats that are predicted to drive 2014.

Perhaps the biggest one? 78% of CMOs, per WebDAM, think custom content is the future of marketing. And Twitter plays a huge role in that.

Yang penting Nyaleg!!!

pemilu 2014

Menjelang Pemilu, setiap partai berlomba-lomba mendapatkan suara banyak untuk mendapatkan jatah kursi dewan yang terhormat. Salah satunya adalah dengan menempatkan sosok-sosok terkenal dari kalangan artis untuk mendulang suara masa. Tidak peduli orang tersebut mempunyai kapabilitas, kemampuan dan integritas atau tidak, selama dikenal banyak orang maka majulah dia jadi caleg. Yang penting NYALEG !!!

Padahal terkenalnya seseorang itu kan bisa disebabkan banyak hal. Ada yang karena hal positif dan banyak juga yang negatif. Jadi predikat “orang terkenal” sepertinya sangat jauh dari kata layak untuk maju menjadi calon anggota legislatif yang notabene nantinya akan mengemban jabatan prestisius sebagai WAKIL RAKYAT.

Jika sebuah partai mengusung seseorang menjadi CALEG atau bahkan menjadi CAPRES hanya karena alasan dikenal masyarakat luas tanpa melihat lebih jauh lagi ke belakang (prestasi, kemampuan, pendidikan, pengalaman, integritas, kepribadian dll), sudah keliatan jelas (menurut saya pribadi) bahwa partai tersebut hanya mengejar KEKUASAAN.

Padahal, saat ini … Indonesia sangat memerlukan para pemimpin yang berkuasa, bukan penguasa yang memimpin. Dan pemimpin yang berkuasa, tentunya diharapkan berasal dari orang-orang yang memang layak untuk menjadi pemimpin. Tidak bisa dipungkiri bahwa beberapa caleg sudah sangat kelihatan ketidak mampuannya. Bahkan dari beberapa talkshow di televisi, beberapa caleg menjawab pertanyaan dari host-nya dengan sangat “berantakan” dan terksesan tidak memahami betul apa sebenarnya tujuan mereka maju untuk bertarung di pemilihan legislatif. Tentunya, bukan orang-orang seperti itu yang kita harapkan!

Memang sah-sah saja partai politik melakukan strategi seperti itu untuk menarik massa, tidak ada masalah. Justru para pemilihlah yang dituntut untuk memilih dengan cerdas siapa yang akan jadi wakilnya kelak. Karena salah memilih, berarti 5 tahun ke depan nasib rakyat pula yang dipertaruhkan.

Indonesia … mari bertindak cerdas dan cermat dalam menentukan pilihan di Pemilu 2014 nanti! Ayo Indonesia, saatnya kita menjadi bangsa yang cerdas!!!!